OPTIMASI SISTEM PRODUKSI CABAI DOMBA (CAPSICUM FRUTESCENS L.) PADA LAHAN TERBATAS MELALUI POLA TUMPANGSARI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI INPUT DAN NILAI EKONOMI USAHATANI
DOI:
https://doi.org/10.31949/jsa.v5i1.19149Abstrak
Penelitian ini menganalisis optimasi sistem produksi cabai domba (Chili pepper, Capsicum frutescens L.) pada lahan terbatas melalui pola tumpangsari untuk meningkatkan efisiensi input dan nilai ekonomi usahatani. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) yang didukung observasi lapangan pada lahan 38,7 m² di Desa Cikalong, Majalengka. Data dianalisis secara deskriptif-komparatif menggunakan matriks sintesis literatur. Hasil menunjukkan bahwa sistem tumpangsari cabai, kacang tanah, dan jagung meningkatkan efisiensi lahan dengan 113 tanaman (naik 140,43% dibanding monokultur) dan biaya input Rp68.000 yang relatif efisien. Kendala yang ditemukan meliputi serangan hama, daun keriting, dan kematian tanaman sebesar 10,64%. Sistem tumpangsari juga meningkatkan diversifikasi produksi yang berpotensi mengurangi risiko usaha dan meningkatkan nilai ekonomi usahatani. Kesimpulannya, tumpangsari meningkatkan efisiensi lahan, menekan risiko produksi, dan memperkuat potensi ekonomi pada lahan terbatas.



