PENENTUAN PRIORITAS STRATEGI PENGENDALIAN DAUN KERITING PADA BUDIDAYA CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) SISTEM TUMPANGSARI DENGAN KACANG TANAH MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)

Authors

  • Afifah Nur'aeni Universitas Majalengka, Indonesia
  • Ida Marina Universitas Majalengka, Indonesia
  • Paradise Zahratussita Elmakdumi Universitas Majalengka, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31949/jsa.v5i1.18833

Abstract

Epidemi penyakit daun keriting akibat serangga vektor menjadi kendala utama budidaya cabai rawit (Capsicum frutescens L.) karena menurunkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kriteria prioritas pengendalian penyakit daun keriting menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), menentukan alternatif strategi terbaik, serta menguji kelayakan ekonomi sistem tumpangsari cabai rawit domba dan kacang tanah di Blok Cikalong, Kabupaten Majalengka. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif ini mengombinasikan pendekatan AHP dengan analisis finansial usahatani R/C Ratio pada lahan eksperimen seluas 47m². Kriteria yang diuji meliputi tingkat serangan hama penyakit, produktivitas, keberlanjutan tumpangsari, dan efisiensi biaya, dengan alternatif strategi: tumpangsari, pestisida nabati, dan mekanik. Hasil Analisis AHP menunjukkan tingkat serangan hama dan penyakit (K1) merupakan kriteria prioritas utama dengan bobot 0,35, diikuti produktivitas (K2 = 0,30), keberlanjutan tumpangsari (K3 = 0,20), dan efisiensi biaya (K4 = 0,15) dengan nilai Consistency Ratio (CR) konsisten sebesar 0,04. Optimalisasi sistem tumpangsari (A_1) terpilih sebagai strategi terbaik dengan bobot global 0,42 karena efektivitas kacang tanah sebagai pembatas fisik vegetatif. Implementasi strategi tumpangsari membutuhkan biaya produksi Rp358.500,- dan menghasilkan keuntungan bersih Rp241.500,-. Nilai \text{R/C Ratio} sebesar 1,67 > 1,00 menunjukkan usahatani ini sangat layak dijalankan dan mampu berfungsi sebagai sabuk pengaman ekonomi (economic safety net) melalui diversifikasi hasil tanaman meskipun terdapat 8 dari 30 tanaman yang bergejala daun keriting.

Keywords:

Cabai Rawit, Tumpangsari, AHP

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Abstract Views : 53
Downloads Count: 0

Published

2026-07-13

How to Cite

Nur'aeni, A., Marina, I., & Elmakdumi, P. Z. (2026). PENENTUAN PRIORITAS STRATEGI PENGENDALIAN DAUN KERITING PADA BUDIDAYA CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) SISTEM TUMPANGSARI DENGAN KACANG TANAH MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP). Journal of Sustainable Agribusiness, 5(1), 9–16. https://doi.org/10.31949/jsa.v5i1.18833

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.