Sisi Gelap Kepemimpinan dan Implikasinya Terhadap Perilaku Aparatur Sipil Negara: Peran Budaya Birokrasi Dan Akuntabilitas Dalam Pemerintahan Daerah Di Kabupaten Majalengka
DOI:
https://doi.org/10.31949/japri.v2i2.17103Abstrak
Reformasi birokrasi menempatkan kepemimpinan sebagai faktor kunci dalam peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN). Namun demikian, tidak seluruh praktik kepemimpinan dalam organisasi publik bersifat konstruktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sisi gelap kepemimpinan terhadap perilaku ASN dalam pemerintahan daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan peran budaya birokrasi sebagai variabel mediasi dan mekanisme akuntabilitas sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei terhadap 412 ASN pada beberapa pemerintah daerah. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sisi gelap kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja kontraproduktif dan niat pindah ASN. Budaya birokrasi terbukti memediasi pengaruh tersebut secara parsial, sementara mekanisme akuntabilitas berperan memperlemah dampak negatif kepemimpinan destruktif. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan etis dan sistem akuntabilitas merupakan prasyarat penting dalam mendukung keberhasilan reformasi birokrasi di tingkat pemerintahan daerah.
Kata Kunci:
sisi gelap kepemimpinan, aparatur sipil negara, budaya birokrasi, akuntabilitas, administrasi publikUnduhan
Referensi
Borst, R., Kruyen, P. M., & Lako, C. J. (2020). Exploring the job demands–resources model of work engagement in government: Bringing in a psychological perspective. Review of Public Personnel Administration, 40(3), 372–397. https://doi.org/10.1177/0734371X18808752
Bovens, M. (2007). Analysing and assessing accountability: A conceptual framework. European Law Journal, 13(4), 447–468. https://doi.org/10.1111/j.1468-0386.2007.00378.x
Denison, D. R. (2000). Organizational culture: Can it be a key lever for driving organizational change? Handbook of Organizational Culture and Climate, 347–372.
Dwiyanto, A. (2018). Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia. Gadjah Mada University Press.
Einarsen, S., Aasland, M. S., & Nielsen, M. B. (2019a). Destructive leadership behaviour: A definition and conceptual model. The Leadership Quarterly, 30(1), 1–14. https://doi.org/10.1016/j.leaqua.2018.07.002
Einarsen, S., Aasland, M. S., & Nielsen, M. B. (2019b). Destructive leadership behaviour: A definition and conceptual model. The Leadership Quarterly, 30(1), 1–14. https://doi.org/10.1016/j.leaqua.2018.07.002
Einarsen, S., Aasland, M. S., & Skogstad, A. (2007). Destructive leadership behaviour: A definition and conceptual model. The Leadership Quarterly, 18(3), 207–216. https://doi.org/10.1016/j.leaqua.2007.03.002
Krasikova, D. V., Green, S. G., & LeBreton, J. M. (2013). Destructive leadership: A theoretical review, integration, and future research agenda. Journal of Management, 39(5), 1308–1338. https://doi.org/10.1177/0149206312471388
Mackey, J. D., Frieder, R. E., Brees, J. R., & Martinko, M. J. (2017a). Abusive supervision: A meta-analysis and empirical review. Journal of Management, 43(6), 1940–1965. https://doi.org/10.1177/0149206315573997
Mackey, J. D., Frieder, R. E., Brees, J. R., & Martinko, M. J. (2017b). Abusive supervision: A meta-analysis and empirical review. Journal of Management, 43(6), 1940–1965. https://doi.org/10.1177/0149206315573997
Romzek, B. S., & Dubnick, M. J. (1987). Accountability in the public sector: Lessons from the Challenger tragedy. Public Administration Review, 47(3), 227–238. https://doi.org/10.2307/975901
Schyns, B., & Schilling, J. (2013). How bad are the effects of bad leaders? A meta-analysis of destructive leadership and its outcomes. The Leadership Quarterly, 24(1), 138–158. https://doi.org/10.1016/j.leaqua.2012.09.001
Van Wart, M. (2013). Public Sector Leadership: Theory and Practice (2, Ed.). Routledge.
Wright, B. E., Moynihan, D. P., & Pandey, S. K. (2012). Pulling the levers: Transformational leadership, public service motivation, and mission valence. Public Administration Review, 72(2), 206–215. https://doi.org/10.1111/j.1540-6210.2011.02496.x
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 asep suhada

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pernyataan Hak Cipta: Japri menggunakan lisensi Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Dengan lisensi ini, penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, sementara pembaca diizinkan untuk menyalin, mendistribusikan, dan memodifikasi artikel, selama atribusi yang sesuai diberikan kepada penulis asli dan karya turunan dilisensikan dengan cara yang sama.


