ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA MEDIA RUANG PUBLIK DI LINGKUNGAN MASYARAKAT KABUPATEN INDRAMAYU
Abstract
Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan yang digunakan dalam berbagai aktivitas resmi masyarakat. Namun, dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indramayu masih banyak menggunakan bahasa Jawa dialek Indramayu (Dermayon). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fenomena penggunaan bahasa Indonesia yang bercampur dengan bahasa daerah di lingkungan masyarakat Indramayu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi terhadap percakapan masyarakat dan tulisan di ruang publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Indramayu lebih sering menggunakan campur kode antara bahasa Indonesia dan bahasa Jawa Dermayon dalam komunikasi sehari-hari. Selain itu, ditemukan pula penggunaan bahasa Indonesia yang tidak sesuai kaidah pada papan nama, spanduk, dan media promosi. Fenomena tersebut menunjukkan adanya pengaruh kuat bahasa daerah terhadap penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan masyarakat.
Keywords:
Bahasa Indonesia, bahasa daerah, campur kode, IndramayuDownloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia
(E-ISSN: 2549-5119) di terbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNMA
Jalan K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Public Services :
Email : pbsi@unma.ac.id

Diglosia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.