MORALITAS KENABIAN SEBAGAI WAHANA PERENUNGAN ETIKA SPIRITUAL MELALUI SASTRA PROFETIK: KAJIAN LITERATUR
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran sastra profetik dalam pembentukan karakter moral dan spiritual di era globalisasi. Sastra profetik, yang menggabungkan nilai-nilai moral kenabian dan spiritualitas, dianggap relevan dalam menghadapi krisis moral dan spiritual yang semakin meningkat akibat modernisasi dan globalisasi. Melalui metode kualitatif deskriptif, kajian ini menelaah berbagai karya sastra yang memuat nilai-nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sastra profetik memiliki potensi besar sebagai media pendidikan karakter, mampu menanamkan kesadaran etis dan spiritual dalam kehidupan masyarakat kontemporer. Karya-karya ini tidak hanya menyuarakan kritik sosial terhadap pengikisan nilai-nilai tradisional, tetapi juga mendorong pemulihan keseimbangan antara modernitas dan spiritualitas. Dengan demikian, sastra profetik dapat menjadi alat yang efektif untuk mengatasi tantangan krisis moral dan spiritual di dunia yang terglobalisasi, sekaligus mendukung upaya revitalisasi etika dalam Pendidikan
Keywords:
sastra profetik, etika kenabian, moralitas, globalisasi, pendidikan karakter, spiritualitasDownloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia
(E-ISSN: 2549-5119) di terbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNMA
Jalan K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Public Services :
Email : pbsi@unma.ac.id

Diglosia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


