MORALITAS KENABIAN SEBAGAI WAHANA PERENUNGAN ETIKA SPIRITUAL MELALUI SASTRA PROFETIK: KAJIAN LITERATUR

Penulis

  • M. Nabil Mamnun Universitas Lampung, Indonesia
  • Bambang Riadi Universitas Lampung, Indonesia
  • Rahmat Prayogi Universitas Lampung, Indonesia

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran sastra profetik dalam pembentukan karakter moral dan spiritual di era globalisasi. Sastra profetik, yang menggabungkan nilai-nilai moral kenabian dan spiritualitas, dianggap relevan dalam menghadapi krisis moral dan spiritual yang semakin meningkat akibat modernisasi dan globalisasi. Melalui metode kualitatif deskriptif, kajian ini menelaah berbagai karya sastra yang memuat nilai-nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sastra profetik memiliki potensi besar sebagai media pendidikan karakter, mampu menanamkan kesadaran etis dan spiritual dalam kehidupan masyarakat kontemporer. Karya-karya ini tidak hanya menyuarakan kritik sosial terhadap pengikisan nilai-nilai tradisional, tetapi juga mendorong pemulihan keseimbangan antara modernitas dan spiritualitas. Dengan demikian, sastra profetik dapat menjadi alat yang efektif untuk mengatasi tantangan krisis moral dan spiritual di dunia yang terglobalisasi, sekaligus mendukung upaya revitalisasi etika dalam Pendidikan

Kata Kunci:

sastra profetik, etika kenabian, moralitas, globalisasi, pendidikan karakter, spiritualitas

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Abstract Views : 59
Downloads Count: 121

Diterbitkan

2025-08-25

Cara Mengutip

Mamnun, M. N., Riadi, B., & Prayogi, R. (2025). MORALITAS KENABIAN SEBAGAI WAHANA PERENUNGAN ETIKA SPIRITUAL MELALUI SASTRA PROFETIK: KAJIAN LITERATUR. Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, Dan Kesusastraan Indonesia, 9(2), 209–217. Diambil dari https://www.ejournal.unma.ac.id/index.php/diglosia/article/view/15349

Terbitan

Bagian

Articles