Konsumsi Simbolik dan Ketimpangan Daya Beli

Reproduksi Sosial dan Konstruksi Identitas Kelas Menengah Kota

Authors

  • Launa Universitas Sahid Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31949/jika.v9i1.17243

Abstract

Saat ini, konsumsi simbolik berperan sebagai mekanisme reproduksi sosial kelas menengah perkotaan dalam menghadapi ketimpangan daya beli. Studi ini mengeksplorasi bagaimana perilaku konsumsi digunakan sebagai strategi pembentukan konstruksi identitas dan legitimasi sosial oleh kelas menengah di banyak kota di Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif mencakup studi literatur, analisis dokumen, dan telaah konten media sosial, studi ini menggunankan lensa teori masyarakat konsumen Baudrillard serta konsep habitus dan modal sosial dari Bourdieu. Temuan studi menunjukkan: konsumsi simbolik berfungsi sebagai praktik diferensiasi sosial yang memperkuat hierarki kelas di masyarakat perkotaan. Ilusi kelas menengah direproduksi melalui representasi digital dan struktur ekonomi kota yang eksklusif dan timpang. Studi ini menyimpulkan bahwa kesenjangan sosial tidak hanya terefleksi secara ekonomi, tetapi juga dilegitimasi melalui konsumsi simbolik yang memperkokoh stratifikasi sosial.

Keywords:

Konsumsi simbolik, reproduksi sosial, konstruksi identitas, kelas menengah kota, ketimpangan daya beli

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Abstract Views : 83
Downloads Count: 78

Published

2026-04-02

How to Cite

Launa. (2026). Konsumsi Simbolik dan Ketimpangan Daya Beli: Reproduksi Sosial dan Konstruksi Identitas Kelas Menengah Kota. JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan), 9(1), 17–39. https://doi.org/10.31949/jika.v9i1.17243

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.