Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Project Multatuli dalam Isu LGBTQ

Authors

  • Nuriyah Hanik Fatikhah Universita Sebelas Maret, Indonesia

Abstract

Kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ) merupakan kelompok minoritas yang kerap mengalami diskriminasi. Media memiliki peran penting dalam membentuk persepsi publik, namun banyak media arus utama yang masih bias dalam memberitakan kelompok marjinal.  Media seringkali lebih mengutamakan selera pasar dibandingkan keadilan sosial. Project Multatuli hadir sebagai media alternatif yang berpihak pada kelompok-kelompok marjinal, sebagaimana tercermin dalam slogannya, “Melayani yang Terpinggirkan.” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan bagaimana representasi kelompok LGBTQ ditampilkan oleh Project Multatuli. Analisis ini menggunakan teori wacana kritis Norman Fairclough untuk mengkaji tidak hanya isi teks, tetapi juga praktik sosial dan budaya yang melatarbelakangi pemberitaan isu-isu LGBTQ di media tersebut. Representasi kelompok LGBTQ oleh Project Multatuli menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan keadilan dan pengakuan atas hak-hak kelompok ini di dalam masyarakat maupun negara.

Keywords:

Media, Project Multatuli, LGBTQ, Analisis wacana kritis

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Abstract Views : 47
Downloads Count: 110

Published

2025-10-01

How to Cite

Fatikhah, N. H. (2025). Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Project Multatuli dalam Isu LGBTQ . JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan), 8(2), 134–147. Retrieved from https://www.ejournal.unma.ac.id/index.php/jika/article/view/13894

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.