Strategi Komunikasi Jasa Raharja Dalam Sosialisasi Program Jr Mengajar Di Stikes Tengku Maharatu
Abstract
Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di kalangan generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa, mendorong PT Jasa Raharja sebagai bagian dari BUMN untuk melaksanakan program edukatif JR Mengajar sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara, tetapi juga mengembangkan soft skill mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi PT Jasa Raharja Riau dalam mensosialisasikan program JR Mengajar di STIKes Tengku Maharatu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada enam informan yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, serta pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan mencakup pemilihan komunikator yang memiliki kredibilitas, daya tarik, dan otoritas, serta relevan dengan materi yang disampaikan. Khalayak sasaran yaitu mahasiswa ditentukan melalui kerja sama institusional dengan pihak kampus. Penyusunan pesan dilakukan secara adaptif dengan kebutuhan dan karakteristik audiens. Saluran komunikasi yang digunakan adalah tatap muka secara langsung melalui metode interaktif. Respon audiens dikelola melalui sesi diskusi yang terbuka. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang terstruktur dan sesuai dengan konteks audiens mampu meningkatkan efektivitas penyampaian pesan program. Disarankan agar program serupa memperhatikan kesesuaian komunikator dan metode penyampaian untuk mencapai tujuan yang optimal.


