Analisis Para Tokoh Dalam Novel Mencintaimu Dalam Doa Karya Shineeminka
DOI:
https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1303Keywords:
Struktur Kepribadian, Klasifikasi emosiAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang struktur kepribadian dan klasifikasi emosi para tokoh yang terdapat dalam novel “Mencintaimu dalam Doa”. Analisis perilaku dan kejiwaan tokoh menggunakan Teori psikologi kepribadian yang dikembangkan oleh Sigmund Freud dengan memadukan teori dinamika kepribadian dengan mekanisme pertahanan dan konflik, dan klasifikasi emosi para tokoh dalam novel. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik analisis isi dokumen. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan teknik meringkas teks dengan langkah-langkah; 1) Reduksi Data, 2) Penyajian data, 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan Struktur kepribadian para tokoh dibagi menjadi id, ego, superego. Klasifikasi emosi terdiri dari rasa bersalah, rasa bersalah yang dipendam, kebencian, menghukum diri sendiri, rasa malu, kesedihan, dan rasa cinta. Emosi lahir dari proses melalui struktur kepribadian lebih dahulu. Struktur kepribadian berperan aktif, sadar atau tidak disadari oleh manusia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
An author who publishes in the Jurnal Educatio FKIP UNMA agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work










