Pengaruh Motivasi belajar Pengaruh Keaktifan Mahasiswa dalam Organisasi Internal Kampus terhadap Motivasi Belajar di Kelas
(Studi pada Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Bandung)
DOI:
https://doi.org/10.31949/jumash.v3i1.15377Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keaktifan mahasiswa dalam organisasi internal kampus terhadap motivasi belajar di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 61 mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Bandung. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat keaktifan organisasi dan motivasi belajar yang tinggi. Namun, uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (p < 0,05), sehingga analisis hubungan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang cukup kuat antara keaktifan dalam organisasi dengan motivasi belajar (rho = 0.615, p < 0.001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat keaktifan mahasiswa dalam organisasi, semakin tinggi pula motivasi mereka dalam mengikuti pembelajaran di kelas. Dari sudut pandang teoritis, hasil ini sejalan dengan Self-Determination Theory (SDT) oleh Deci dan Ryan, yang menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan psikologis dasar seperti autonomi, kompetensi, dan relasi sosial dalam meningkatkan motivasi intrinsik.Aktivitas organisasi memberikan ruang aktualisasi diri, membentuk rasa tanggung jawab, keterampilan sosial, serta membangun kepercayaan diri mahasiswa, yang kesemuanya berkontribusi pada peningkatan motivasi akademik. Oleh karena itu, penting bagi institusi pendidikan tinggi untuk terus mendorong dan memfasilitasi aktivitas organisasi mahasiswa sebagai bagian dari pengembangan pendidikan yang holistik.
Kata Kunci:
Organisasi, mahasiswa, motivasiUnduhan
Diterbitkan
Versi
- 21-08-2026 (2)
- 21-08-2026 (1)


