PENGARUH INVENTORY INTENSITY, CAPITAL STRUCTURE DAN SALES GROWTH TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB-SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2021-2024
DOI:
https://doi.org/10.31949/j-aksi.v7i2.17652Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inventory Intensity, Capital Structure dan Sales Growth, terhadap penghindaran pajak pada perusahaan sub-sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2021-2024. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Intensitas persediaan, Struktur modal dan pertumbuhan penjualan, sedangkan variabel dependen adalah penghindaran pajak. Populasi penelitian terdiri dari perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2021-2024, berjumlah 101 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dan sampel sebanyak 8 perusahaan yang dipilih, yang dianggap cocok untuk memenuhi kriteria penelitian, dikali 4 tahun selama periode 2021-2024 berarti 32 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intensitas persediaan dan struktur modal secara parsial tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Pertumbuhan penjualan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Intensitas persediaan, struktur modal dan pertumbuhan penjualan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Kata Kunci:
inventory intensity, Capital Structure, Sales Growth, Tax AvoidanceUnduhan








