Analisis Pemanfaatan Video Pembelajaran dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA: Studi Literatur
DOI:
https://doi.org/10.31949/pb.v3i02.15887Abstrak
Pendidikan di abad ke-21 menekankan pentingnya mengembangkan keterampilan berpikir kritis sebagai salah satu kompetensi kunci bagi siswa sekolah menengah atas. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa siswa di Indonesia masih memiliki banyak kesulitan dalam keterampilan berpikir kritis mereka. Oleh karena itu, penting untuk menemukan metode dan alat pembelajaran yang baru dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis literatur tentang penggunaan video instruksional untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis di kalangan siswa sekolah menengah atas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka sistematis dari 25 artikel relevan dari basis data Google Scholar, Scopus, dan SINTA yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan video pendidikan secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Tingkat efektivitas tertinggi dicapai ketika video digunakan tidak hanya sebagai alat untuk menyampaikan informasi, tetapi juga dalam hubungannya dengan model pembelajaran yang berpusat pada siswa seperti Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL), di mana video berfungsi sebagai katalis untuk analisis dan pemecahan masalah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan video pendidikan tidak terletak pada media itu sendiri, tetapi pada strategi pendidikan yang dapat mengubah siswa dari sekadar penonton menjadi pemikir aktif.
Kata Kunci:
Video Pembelajaran , Learning Videos , Berpikir Kritis, HOTSUnduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhamad Barin Abdul Jabar, Abdur Rasyid, Yeni Suryaningsih

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

