Penguatan Karakter, Kesadaran Lingkungan dan Literasi melalui Pojok Rohani, Daur Ulang, dan Pojok Baca

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31949/jb.v7i1.16148

Keywords:

Reading Corner, Recycling, Spiritual Literacy, Character Development, Environment Awareness

Abstract

Desa Burai memiliki potensi lokal berupa budaya, ekowisata, serta modal sosial dan spiritual masyarakat. Namun, desa ini masih menghadapi permasalahan masih rendahnya literasi, kesadaran lingkungan, dan belum terbentuknya karakter masyarakat yang kuat, terutama pada generasi muda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi masyarakat melalui pengembangan Pojok Literasi berbasis potensi lokal yang diantaranya Pojok Literasi Baca, Rohani, dan Daur Ulang. Program dilaksanakan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan penggalian potensi, perancangan kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya tiga pojok literasi yang berfungsi aktif, terlaksananya kegiatan keagamaan secara rutin, serta muncul berbagai produk hasil daur ulang dan kerajinan masyarakat. Partisipasi masyarakat meningkat, ditandai dengan terbentuknya Kelompok Kerja Literasi Desa sebagai bentuk keberlanjutan kegiatan. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis aset lokal mampu meningkatkan kemampuan literasi, kesadaran lingkungan, dan karakter religius masyarakat secara simultan. Pengembangan pojok literasi yang terintegrasi dengan potensi budaya dan sosial di Desa Burai terbukti efektif dalam memperkuat pemberdayaan serta membangun kemandirian masyarakat menuju Desa Cerdas yang berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-01-12

Issue

Section

Articles

How to Cite

Penguatan Karakter, Kesadaran Lingkungan dan Literasi melalui Pojok Rohani, Daur Ulang, dan Pojok Baca . (2026). BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 282-292. https://doi.org/10.31949/jb.v7i1.16148