Pelatihan Tata Kelola Desa Wisata Untuk Pengembangan Potensi Lokal Di Kampong Benua Melayu Laut

Training on Tourism Village Management for Local Potential Development in Kampong Benua Melayu Laut

Authors

  • Muchammad Ariffin Universitas Panca Bhakti, Pontianak, Indonesia, Indonesia
  • Muhammad Zalviwan Universitas Panca Bhakti, Pontianak, Indonesia, Indonesia
  • Windi Pratiwi Universitas Panca Bhakti, Pontianak, Indonesia, Indonesia

Abstract

Salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pariwisata yang berbasis potensi lokal adalah pengembangan desa wisata. Desa Wisata Kampung Melayu Benua Melayu Laut, yang terletak di Kota Pontianak, memiliki kekayaan budaya, sejarah, dan keindahan alam yang layak untuk menjadi destinasi wisata yang unggul. Namun, hasil kajian awal menunjukkan masih adanya kesenjangan kapasitas dalam pengelolaan event pariwisata, rendahnya kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta minimnya partisipasi masyarakat lokal dalam aktivitas wisata. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam manajemen event yang inovatif, terstruktur, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi, yang diikuti oleh 10 peserta Pokdarwis. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman tata kelola desa wisata, dari 25% menjadi 75%. Penerapan nyata dari pelatihan ini ditunjukkan melalui penyelenggaraan Festival Pawai Obor dan Eksibisi Meriam Karbit, yang berhasil memperkuat citra destinasi wisata serta mendorong kolaborasi antara Pokdarwis, masyarakat, dan pihak akademik. Program PKM ini terbukti memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kapasitas lokal dan menciptakan ekosistem pariwisata desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Keywords:

Desa wisata, Pokdarwis, Manajemen Event, pelatihan, pariwisata

Author Biographies

Muchammad Ariffin, Universitas Panca Bhakti, Pontianak, Indonesia

Salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pariwisata yang berbasis potensi lokal adalah pengembangan desa wisata. Desa Wisata Kampung Melayu Benua Melayu Laut, yang terletak di Kota Pontianak, memiliki kekayaan budaya, sejarah, dan keindahan alam yang layak untuk menjadi destinasi wisata yang unggul. Namun, hasil kajian awal menunjukkan masih adanya kesenjangan kapasitas dalam pengelolaan event pariwisata, rendahnya kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta minimnya partisipasi masyarakat lokal dalam aktivitas wisata. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam manajemen event yang inovatif, terstruktur, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi, yang diikuti oleh 10 peserta Pokdarwis. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman tata kelola desa wisata, dari 25% menjadi 75%. Penerapan nyata dari pelatihan ini ditunjukkan melalui penyelenggaraan Festival Pawai Obor dan Eksibisi Meriam Karbit, yang berhasil memperkuat citra destinasi wisata serta mendorong kolaborasi antara Pokdarwis, masyarakat, dan pihak akademik. Program PKM ini terbukti memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kapasitas lokal dan menciptakan ekosistem pariwisata desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Muhammad Zalviwan, Universitas Panca Bhakti, Pontianak, Indonesia

Salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pariwisata yang berbasis potensi lokal adalah pengembangan desa wisata. Desa Wisata Kampung Melayu Benua Melayu Laut, yang terletak di Kota Pontianak, memiliki kekayaan budaya, sejarah, dan keindahan alam yang layak untuk menjadi destinasi wisata yang unggul. Namun, hasil kajian awal menunjukkan masih adanya kesenjangan kapasitas dalam pengelolaan event pariwisata, rendahnya kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta minimnya partisipasi masyarakat lokal dalam aktivitas wisata. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam manajemen event yang inovatif, terstruktur, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi, yang diikuti oleh 10 peserta Pokdarwis. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman tata kelola desa wisata, dari 25% menjadi 75%. Penerapan nyata dari pelatihan ini ditunjukkan melalui penyelenggaraan Festival Pawai Obor dan Eksibisi Meriam Karbit, yang berhasil memperkuat citra destinasi wisata serta mendorong kolaborasi antara Pokdarwis, masyarakat, dan pihak akademik. Program PKM ini terbukti memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kapasitas lokal dan menciptakan ekosistem pariwisata desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Windi Pratiwi, Universitas Panca Bhakti, Pontianak, Indonesia

Salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pariwisata yang berbasis potensi lokal adalah pengembangan desa wisata. Desa Wisata Kampung Melayu Benua Melayu Laut, yang terletak di Kota Pontianak, memiliki kekayaan budaya, sejarah, dan keindahan alam yang layak untuk menjadi destinasi wisata yang unggul. Namun, hasil kajian awal menunjukkan masih adanya kesenjangan kapasitas dalam pengelolaan event pariwisata, rendahnya kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta minimnya partisipasi masyarakat lokal dalam aktivitas wisata. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam manajemen event yang inovatif, terstruktur, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi, yang diikuti oleh 10 peserta Pokdarwis. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman tata kelola desa wisata, dari 25% menjadi 75%. Penerapan nyata dari pelatihan ini ditunjukkan melalui penyelenggaraan Festival Pawai Obor dan Eksibisi Meriam Karbit, yang berhasil memperkuat citra destinasi wisata serta mendorong kolaborasi antara Pokdarwis, masyarakat, dan pihak akademik. Program PKM ini terbukti memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kapasitas lokal dan menciptakan ekosistem pariwisata desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2025-10-20

Issue

Section

Articles