Implementasi Problem Based Learning (PBL) berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematic (STEM) Terhadap Peningkatan Kemampuan Argumentasi Ilmiah Siswa Pada Materi Sistem Pernapasan
DOI:
https://doi.org/10.31949/be.v9i2.16068Abstract
Kemampuan argumentasi ilmiah berperan penting dalam kemajuan ilmu pengetahuan di abad 21, karena siswa harus mampu mengembangkan dan memiliki wawasan pemahaman yang mendalam untuk memecahkan suatu permasalahan yang ada di dalam konsep-konsep pembelajaran biologi mapupun permasalahan yang ada di dalam kehidupan. Oleh karena itu, implementasi PBL berbasis STEM diharapkan dapat meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi PBL berbasis STEM pada materi sistem pernapasan, menganalisis perbedaan peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah siswa pada materi pernapasan menggunakan model pembelajaran PBL berbasis STEM, menjelaskan respon siswa terhadap implementasi PBL berbasis STEM pada materi sistem pernapasan. Bentuk penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan tes, observasi dan angket. Hasil aktivitas belajar siswa terdapat perbedaan peningkatan dari pertemuan pertama sampai pertemuan kedua dilihat dari hasil presentase nilai rata-rata pertemuan pertama sebesar 81,57% dan pertemuan kedua 86,14% dengan kategori sangat baik. Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah siswa yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, terbukti berdasarkan hasil uji beda yang menunjukkan nilai Sig. 0,000 < 0,05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Pembelajaran dengan menerapkan model PBL berbasis STEM memiliki respon positif dari siswa, dimana pada butir pernyataan positif mendapat kriteria sangat baik dengan perolehan rata-rata presentase sebesar 82,9% dan butir pernyataan negatif mendapat kriteria baik dengan perolehan rata-rata persentae sebesar 69,3%











