Analisis Tingkat Penerapan Konsep Well-Being Siswa dalam Pembelajaran Biologi SMA di Kabupaten Pemalang
DOI:
https://doi.org/10.31949/be.v9i2.15472Abstract
Kurangnya penerapan konsep well-being siswa dalam pembelajaran biologi, sedangkan penerapan konsep well-being pada siswa sangat penting untuk mendukung pembelajaran. Well-being sebagai keadaan siswa mencapai kepuasan dalam memenuhi kebutuhan yang mempengarui yaitu kondisi sekolah, penelitian ini mengunakan teknik purposive sampling dalam penentuan subjek penelitian, dijadikan sampel berdasarkan letak tengah kabupaten dan tepi kabupaten yaitu SMA Negeri 3 Pemalang dan SMA Negeri 1 Bantarbolang dari hasil analisis menunjukkan tingkat well-being siswa tinggi dalam pembelajaran biologi adalah indikator positif bahwa upaya penerapan konsep well-being tersebut memberikan dampak yang baik pada siswa, dilakukan penerapan konsep well-being siswa dalam pembelajaran biologi dapat dilihat dari hasil rata-rata siswa dua SMA Negeri kabupaten Pemalang sebesar 74,6 yang mana termasuk kategori “Tinggi” yang artinya bahwa SMA Negeri 3 Pemalang mempunyai nilai rata-rata tertinggi dengan nilai rata-rata 77,5 dengan kategori “Tinggi” dan SMA N 1 Bantarbolang memiliki nilai rata-rata 72,9 yang dimana termasuk kedalam kategori “Tinggi”, Nilai rata-rata yang dimiliki oleh tiap sekolah bervariasi karena sudah melakukan menerapkan konsep well-being pada saat proses pembelajaran biologi dan kecenderungan terhadap letak tengah kabupaten dan tepi kabupaten secara signifikan berpengaruh terhadap nilai rata-rata konsep well-being disebabkan oleh kultur yang dibangun dari sekolah tersebut serta sarana prasarana yang dapat mendukung.
Keywords:
Well-Being Concept, Heving, Loving, Health, BeingDownloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ulief Inayah, Muhammad Syaipul Hayat, Fibria Kaswinarni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










