Membangun Generasi Melek Literasi Melalui Kolaborasi Sekolah dan Perpustakaan Daerah
DOI:
https://doi.org/10.31949/jsk.v3i2.15534Abstract
Permasalahan rendahnya literasi di pedesaan masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan pendidikan, termasuk di Desa Cageur, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan minat baca siswa sekolah dasar melalui pendekatan literasi kolaboratif antara SDN Cageur dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang terdiri dari tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan inti mencakup membaca buku selama 10–15 menit sebelum pelajaran dimulai, dilanjutkan dengan penyampaian isi bacaan secara lisan atau tertulis, serta asistensi pengajaran oleh tim pengabdi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada minat baca siswa, dengan 78% siswa merasa lebih tertarik membaca dan 82% mengikuti kegiatan membaca setiap hari. Sebanyak 70% siswa mampu menyampaikan isi bacaan dengan baik, sementara 65% guru merasa terbantu dengan adanya asistensi pengajaran dan 72% terbantu oleh dukungan buku dari perpustakaan daerah. Kesimpulannya, kegiatan literasi berbasis kolaborasi ini efektif dalam membentuk kebiasaan membaca dan membangun budaya literasi di sekolah dasar. Disarankan agar program ini dilanjutkan secara rutin, diperluas ke sekolah lain, dan didukung kebijakan serta pendanaan oleh pihak sekolah dan pemerintah daerah.
Keywords:
Literasi, Kolaborasi Pendidikan, Minat Baca, Pengabdian MasyarakatDownloads
References
Firiyanti, I., & Anggoro, B. K. (2024). Kemampuan literasi peserta didik tingkat Sekolah Dasar. JoLLA Journal of Language Literature and Arts, 4(6), 540–548. https://doi.org/10.17977/um064v4i62024p540-548
Kalsum, W. O. S. (2023). Kolaborasi pendidikan literasi berbasis digital- non digital di Bajo Mantigola Collaboration on Digital- Non Digital Literacy Education in Bajo Mantigola. Repositori Universitas Negeri Malang. http://repository.um.ac.id/id/eprint/4222
Karim, A., Umam, K., Abidin, A. R., Nurcahyati, N., & Riskiatin, S. (2023). Gerakan literasi desa (Gelisa) untuk meningkatkan minat baca anak-anak di Desa Bloro Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo. Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom, 3(2), 109–124. https://doi.org/10.35719/ngarsa.v3i2.415
Khotimah, K., Akbar, S., & Sa’dijah, C. (2018). Pelaksanaan gerakan literasi sekolah. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3. https://doi.org/10.17977/jptpp.v3i11.11778
Khusna, N., Ulum, H., Turrofiah, I., S, M., Kholishoh, ‘Ulyatul Nur, & Martutik, M. (2024). Eksplorasi pendayagunaan literasi berbasis digital bagi siswa sekolah menengah. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 4(4), 14. https://doi.org/10.17977/um065.v4.i4.2024.14
Mumtazien, G., & Syam, A. M. (2024). Peran perpustakaan sekolah dalam meningkatkan literasi membaca siswa. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(11). https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i11.5647
Oktariani, O., & Ekadiansyah, E. (2020). Peran literasi dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K), 1(1), 23–33. https://doi.org/10.51849/j-p3k.v1i1.11
Rohman, A. (2022). Literasi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis di era disrupsi. EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia), 2(1), 40. https://doi.org/10.30821/eunoia.v2i1.1318
Rohmaniyah, R., & Sari, K. (2024). Peran perpustakaan dalam mengembangkan literasi dan pengetahuan masyarakat. DE FACTO : Journal Of International Multidisciplinary Science, 2(02), 127–138. https://doi.org/10.62668/defacto.v2i02.1023
Setyawan, W. B. (2024). Melek Literasi: Pendidikan berbasis perpustakaan untuk semua. Buletin Perpustakaan Universitas Islam Indonesia. https://journal.uii.ac.id/Buletin-Perpustakaan/article/download/33737/16765/113561
Yudiana, K., Putri, N. N. C. A., & Antara, I. G. W. S. (2023). Kesenjangan kemampuan literasi siswa sekolah dasar di daerah perkotaan, pinggiran kota, dan pedesaan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 7(3), 540–547. https://doi.org/10.23887/jppp.v7i3.69790






