Pengaruh CAR, NPF, BOPO Terhadap ROA Dengan DPK Sebagai Variabel Moderating Bank Umum Syariah Tahun 2019-2023
DOI:
https://doi.org/10.31949/maro.v8i3.17558Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh CAR, NPF, BOPO terhadap Return On Assets dengan DPK sebagai variebel moderating pada Bank Umum Syariah Tahun 2019-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kuantitatif dengan menggunakan data sekunder BUS tahun 2019-2023. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan aplikasi SPPS 22. Analisis data menggunakan analisi regresi linier berganda dan untuk menguji variabel moderasi penulis menggunakan uji MRA atau Moderated Regression Analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA), dengan nilai signifikansi 0,290 (> 0,05) dan t-hitung 1,073 lebih kecil dari t-tabel 2,02619. Hal ini mengindikasikan bahwa kecukupan modal yang dimiliki bank tidak secara langsung meningkatkan profitabilitas. Selanjutnya, Non-Performing Financing (NPF) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, dengan nilai signifikansi 0,604 (> 0,05) dan t-hitung 0,524 lebih kecil dari t-tabel. Ini menunjukkan bahwa pembiayaan bermasalah belum berdampak langsung pada profitabilitas bank. Sebaliknya, Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, dengan nilai signifikansi 0,003 (< 0,05) serta t-hitung -3,148. Artinya, semakin tinggi BOPO, semakin rendah profitabilitas bank, yang mengindikasikan efisiensi operasional berperan penting dalam meningkatkan kinerja keuangan. saran bagi penelitian selanjutnya untuk mempertimbangkan variabel lain yang berpotensi mempengaruhi variable dependen selain CAR, NPF, BOPO.
Keywords:
CAR, NPF, BOPO, DPK, ROADownloads
References
Akerlof, G. A. (1970). The market for “lemons”: Quality uncertainty and the market mechanism. The Quarterly Journal of Economics, 84(3), 488–500. https://doi.org/10.2307/1879431
Al-Qodar A. Makky, N. L., & Yazid, M. (2023). The concept of israf and tabdzir: A guide to wise consumption in Islam. Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis, 8(2), 270–279. https://doi.org/10.31949/maro.v8i2.13421
Bustamir, A., Hidayati, A., Febriyanti, N., Ritonga, I., & Nurhayati. (2025). Effectiveness of QRIS on payment efficiency systems in perspective of maslahah mursalah. Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 3(3). https://doi.org/10.55324/enrichment.v3i3.385
Febriani, D. N., & Manda, G. S. (2021). Pengaruh NPF, BOPO, dan FDR terhadap return on assets (ROA) pada bank umum syariah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam, 9(1), 45–60.
Febriyanti, N., Surani, B. (2025). Penguatan Ketahanan Pangan melalui GEMAS CETING: Gerakan Menanam Sayuran Cegah Stunting di Kelurahan Kalinyamat Kulon: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 5741–5746. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2681
Febriyanti, N., Wicaksana, R. S., Sahira, A. J., Susetyo, A. B., Nursyahidin, R., & Luthfiana, N. (2024). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keputusan Muzakki Membayar Zakat Secara Online. JURNAL ECONOMINA, 3(4), 522–535. https://doi.org/10.55681/economina.v3i4.1280
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hasanah, N., & Enggariyanto, A. (2018). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi profitabilitas perbankan syariah. Jurnal Ekonomi Syariah, 6(2), 101–115.
Iswara, G. F., & Adlan, M. A. (2024). Pengaruh BOPO, CAR, dan pembiayaan terhadap return on assets bank umum syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah dan Perbankan, 8(1), 33–47.
Kasmir. (2004). Manajemen perbankan. PT RajaGrafindo Persada.
Niarti, A. K. (2021). Analisis pengaruh CAR, NPF, dan BOPO terhadap profitabilitas (ROA) dengan DPK sebagai variabel moderating pada bank umum syariah. Repository Perguruan Tinggi.
Nurdiwaty, D., & Muninggar, R. A. (2019). Pengaruh non performing financing dan BOPO terhadap profitabilitas bank syariah. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 5(2), 75–88.
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Statistik perbankan syariah. OJK.






