Representasi Resistensi Identitas dan Sistem Kekuasaan dalam Film The Maze Runner (2014): Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce
DOI:
https://doi.org/10.31949/jumash.v2i2.14326Abstrak
Film sebagai media komunikasi tidak hanya berperan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai
representasi realitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana resistensi
identitas dan sistem kekuasaan direpresentasikan dalam film The Maze Runner (2014). Fokus
penelitian diarahkan pada bagaimana individu dalam film menghadapi pembentukan identitas yang
dipaksakan oleh sistem kekuasaan yang represif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis
semiotika Charles Sanders Peirce, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. serta didukung oleh teori
kekuasaan Michel Foucault untuk menafsirkan wacana kekuasaan modern yang bekerja melalui
pengawasan dan pengendalian identitas. Data diperoleh melalui observasi terhadap adegan-adegan
dalam film yang berkaitan dengan tema identitas dan kekuasaan, kemudian dianalisis berdasarkan
komponen sign, object, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film The Maze
Runner (2014) merepresentasikan sistem kekuasaan melalui simbol-simbol visual seperti labirin,
The Box, Grievers, ruang kontrol WCKD, serta dinamika sosial antar karakter. Sistem kekuasaan
digambarkan sebagai mekanisme yang mengontrol individu melalui penghapusan identitas,
pengawasan, serta penanaman rasa takut. Di sisi lain, karakter Thomas memperlihatkan bentuk
resistensi identitas, di mana ia berusaha menolak identitas yang dipaksakan WCKD,
mempertanyakan sistem, dan berupaya keluar dari kontrol kekuasaan tersebut. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa film The Maze Runner (2014) tidak hanya menyajikan narasi petualangan,
tetapi juga mengkritik dinamika kekuasaan dalam pembentukan identitas individu. Disarankan agar
penelitian selanjutnya mengkaji representasi resistensi identitas dalam film lain dengan pendekatan
semiotika yang berbeda sebagai pembanding.


