ASPEK VIKTIMOLOGI GANDA DAN PERLINDUNGAN HUKUM ANAK SEBAGAI SAKSI-KORBAN SEKUNDER KDRT DI INDONESIA

ASPECTS OF DOUBLE VICTIMOLOGY AND LEGAL PROTECTION OF CHILDREN AS SECONDARY VICTIMS-WITNESSES OF DOMESTIC VIOLENCE IN INDONESIA

Authors

  • Arini Hidayati Fakultas Hukum, Universitas Ngudi Waluyo, Indonesia, Indonesia
  • Hani Irhamdessetya Fakultas Hukum, Universitas Ngudi Waluyo, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31949/jpl.v7i2.15068

Abstract

Artikel ini membahas urgensi perlindungan hukum terhadap anak yang menjadi saksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yang dalam perspektif viktimologi modern dapat dikategorikan sebagai korban sekunder. Meskipun anak tidak menjadi target kekerasan secara langsung, dampak psikologis dan emosional yang dialaminya seperti trauma kronis, kecemasan, dan gangguan relasi sosial membuktikan adanya penderitaan yang setara dengan korban langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan metode analisis dokumen, mengkaji kecukupan dan kesenjangan norma dalam perlindungan anak saksi-KDRT. Hasil analisis menunjukkan bahwa kerangka hukum Indonesia, termasuk UU Perlindungan Anak dan UU PKDRT, belum secara eksplisit mengakui posisi anak sebagai korban sekunder. Praktik hukum di lapangan juga belum ramah anak dan belum memberikan mekanisme pemulihan yang memadai. Artikel ini menyarankan pembaruan hukum berbasis teori viktimologi modern, teori perlindungan anak, dan teori trauma perkembangan. Ketiga teori ini menjadi dasar pembentukan kebijakan perlindungan yang lebih holistik, yang tidak hanya fokus pada pelaku, tetapi juga menjamin hak-hak anak atas perlindungan dan pemulihan. Temuan ini penting untuk mendorong reformasi kebijakan hukum nasional yang lebih berpihak pada anak korban tidak langsung.

Keywords:

Viktimologi Ganda , Anak, Perlindungan Hukum

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku

Fattah, E A. “1. The Ideal Victim.” From Crime Policy to Victim Policy: Reorienting the Justice System, 1986, 17–30.

Kolk, Bessel A. Van Der. “Praise for The Body Keeps the Score,” 2014, 1–503.

O’Donnell, Dan, and Dan Seymour. “Child Protection: A Handbook for Parliamentarians.” Handbook for Parliamentarians No 7, 2004, 1–169.

Promise - Barnahus Network. “Barnahus Quality Standards.” Council of the Baltic Sea States, 2017.

UNICEF; “Justice in Matters Involving Child Victims and Witnesses of Crime: Model Law and Related Commentary,” 2009. https://www.unodc.org/documents/justice-and-prison-reform/Justice_in_matters...pdf.

Jurnal

Agus Santoso, Trie Hierdawati, Siswoyo Siswoyo, and Ismail Buhari. “Sosialisasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).” Nusantara Mengabdi Kepada Negeri 1, no. 4 (2024): 25–31. https://doi.org/10.62383/numeken.v1i4.587.

Ali, Mahrus, and Rena Yulia. “Finding the Factors and Proposing the Solution for Preventing Secondary Victimization.” Academic Journal of Interdisciplinary Studies 12, no. 5 (2023): 262–73. https://doi.org/10.36941/ajis-2023-0150.

Alifiyah, Rifdah, and Isa Anshori. “Legal Protection for Children in Cases of Domestic Violence in the Indonesian Households.” El-Usrah 6, no. 2 (2023): 348–61. https://doi.org/10.22373/ujhk.v6i2.19153.

Amalia, Dwi Octa, Sabarinah Sabarinah, Kemal N. Siregar, and Ella Nurlaella Hadi. “Childhood Violence Exposure and Its Contributing Factors in Indonesia: A Secondary Data Analysis of the National Survey on Children and Adolescents’ Life Experience.” BMJ Open 15, no. 1 (2025): 1–9. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2024-090618.

Chalil, Sri Mulyati, Eni Dasuki Suhardini, Dani Durahman, and Eko Susanto Tejo. “Legal Reconstruction of Witness and Victim Protection Institutions in the Criminal Justice System.” Jurnal Akta 12, no. 2 (2025): 517. https://doi.org/10.30659/akta.v12i2.44746.

Dijk, Jan Van. “Free the Victim: A Critique of the Western Conception of Victimhood.” International Review of Victimology 16, no. 1 (May 1, 2009): 1–33. https://doi.org/10.1177/026975800901600101.

Doroudchi, Alireza, Mohammad Zarenezhad, Homayoun Hosseininezhad, Abdorrasoul Malekpour, Zahra Ehsaei, Reza Kaboodkhani, and Maryam Valiei. “Psychological Complications of the Children Exposed to Domestic Violence: A Systematic Review.” Egyptian Journal of Forensic Sciences 13, no. 1 (2023). https://doi.org/10.1186/s41935-023-00343-4.

Hamida, Auliya, and Joko Setiyono. “Analisis Kritis Perlindungan Terhadap Anak Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga: Kajian Perbandingan Hukum.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 4, no. 1 (2022): 73–88. https://doi.org/10.14710/jphi.v4i1.73-88.

KOLBO, JEROME R, ELEANOR H BLAKELY, and DAVID ENGLEMAN. “Children Who Witness Domestic Violence: A Review of Empirical Literature.” Journal of Interpersonal Violence 11, no. 2 (June 1, 1996): 281–93. https://doi.org/10.1177/088626096011002010.

MacPherson, Stewart. “The Convention on the Rights of the Child.” Social Policy & Administration 23, no. 1 (1989): 99–101. https://doi.org/10.1111/j.1467-9515.1989.tb00500.x.

Maulana, Shabika Ymani. “Improving Legal Protection for Children as Victims of Violence in Indonesia: A Review under the Child Protection Law.” Proceedings Series on Social Sciences & Humanities 14 (2023): 290–97. https://doi.org/10.30595/pssh.v14i.1052.

Niken Sylvia Puspitasari, Muhammad Giri Herlambang, Alwan Abidin, and Riyanmar Fayat Zabihullah. “Tinjauan Yuridis Normatif Perlindungan Anak Dalam Perspektif Konsep Hadhanah Dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014.” BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam 5, no. 2 (2024): 309–21. https://doi.org/10.36701/bustanul.v5i2.1377.

Ore-ofe Loveth Oluwajobi, Chidinma Favour Udechukwu, and Toluwanimi Oreoluwa Arogundade. “Understanding the Impact of Domestic Violence on Children’s Mental Health and Exploring Effective Intervention Strategies.” World Journal of Advanced Research and Reviews 23, no. 3 (2024): 1405–18. https://doi.org/10.30574/wjarr.2024.23.3.2812.

Rabawati1, Dwytias Witarti, Hendrik Israel Dami, Gabriel Faustin Vicky Seran, Filomeno, Claudio Lopes Mau Luan, and Louis Reinald Fahik. “Perlindungan Hukum Bagi Korban Kdrt : Analisis Prespektif Viktimologi.” Jurnal Prisma Hukum 8, no. 1 (2024): 30–36.

Raharjo S, Ariyanti OD, Ramadhan M. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dalam Perspektif Viktimologi.” Jurnal Kajian Hukum Universitas Janabadra Vol.5, no. Kekerasan (2020): 1–13.

Situmorang, Jenny R A, Vinita Susanti, Jenny Rahayu, and Afsebel Situmorang. “THE ROLE OF VICTIM’S ASSISTANT TO PREVENT SECONDARY VICTIMIZATION : CASE WOMEN VICTIM OF MARITAL RAPE Conditions of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA) License.” HUMANISMA: Journal of Gender Studies 05, no. 02 (2021): 106–18. https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Sumampouw, Nathanael E.J., Henry Otgaar, David La Rooy, and Corine de Ruiter. “The Quality of Forensic Child Interviewing in Child Sexual Abuse Cases in Indonesia.” Journal of Police and Criminal Psychology 35, no. 2 (2020): 170–81. https://doi.org/10.1007/s11896-019-09342-5.

Tina Marlina, Montisa Mariana, and Irma Maulida. “Sosialisasi Undang-Undang Nomer 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.” Abdimas Awang Long 5, no. 2 (2022): 67–73. https://doi.org/10.56301/awal.v5i1.442.

Widjaja, Angela Melani, Ike Yeni Kartika Sari, Hasna Firaz Isza Fadhilah, and Devi Sukma Ayuningtyas. “The Application of the Best Interest of the Child Principle as a Basis for Determining Child Custody.” Unram Law Review 4, no. 2 (2020): 163–73. https://doi.org/10.29303/ulrev.v4i2.126.

Wiraguna, Sidi Ahyar. “Metode Normatif Dan Empiris Dalam Penelitian Hukum: Studi Eksploratif Di Indonesia.” Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan Dan Hukum 3, no. 3 (2024). https://doi.org/10.59818/jps.v3i3.1390.

Yosep, Iyus, Rohman Hikmat, and Ai Mardhiyah. “The Impact of Domestic Violence on Cognitive and Psychological Development of Children: A Scoping Review.” Jurnal Keperawatan Padjadjaran 10, no. 3 (2022): 196–203. https://doi.org/10.24198/jkp.v10i3.2076.

Yunara, Edi, and Taufik Kemas. “The Role of Victimology in the Protection of Crime Victims in Indonesian Criminal Justice System.” Mahadi: Indonesia Journal of Law 3, no. 01 (2024): 63–78. https://doi.org/10.32734/mah.v3i01.15379.

Perundang-undangan

Undang Undang No 31 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Saksi Dan Korban. Undang-Undang Republik Indonesia 3, no. 3 (2014): 103–11.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2002 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. no. 1 (2012): 32.

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. UU Perlindungan Anak, 2014, 48. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38723/uu-no-35-tahun-2014.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2022 Tentang Pendidikan Dan Layanan Psikologi. Sekretariat Negara. Jakarta., no. 152100 (2014): 44.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2021 Tentang Perlindungan Khusus Bagi Anak.” Peraturan Pemerintah (PP), 2021.

Peraturan Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pemberian Perlindungan Kepada Saksi Dan/Atau Korban,” no. 1341 (2022). https://peraturan.bpk.go.id/Download/345998/peraturan-lpsk-no-1-tahun-2022.pdf.

Sumber Lain

Canada, Gouvernment of. “Family Violence Laws.” justice.gc.ca, 2024.

Data, R. Laporan Akhir Tahun KPAI 2023. 2023rd ed. Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), 2024.

Indonesia, Pemerintah. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2022 Tentang Pendidikan Dan Layanan Psikologi.” Sekretariat Negara. Jakarta., no. 152100 (2014): 44.

Indonesia, Pemerintah Pusat. “Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2021 Tentang Perlindungan Khusus Bagi Anak.” Peraturan Pemerintah (PP), 2021.

Indonesia, Undang Undang Republik. “Undang Undang No 31 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Saksi Dan Korban.” Undang-Undang Republik Indonesia 3, no. 3 (2014): 103–11.

———. “Undang Undang Nomor 11 Tahun 2002 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak,” no. 1 (2012): 32.

Kemensesneg, RI. “Undang - Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.” UU Perlindungan Anak, 2014, 48.

Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. “Peraturan Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pemberian Perlindungan Kepada Saksi Dan/Atau Korban,” no. 1341 (2022).

Komnas Perempuan. “Kekerasan Terhadap Perempuan Di Ranah Publik Dan Negara: Minimnya Perlindungan Dan Pemulihan.” Catatan Tahunan Komnas Perempuan Tahun 2022, 2023.

KPAI, Admin. “CATATAN PENGAWASAN PERLINDUNGAN ANAK DI MASA TRANSISI PANDEMI; PENGASUH POSITIF, ANAK INDONESIA TERBEBAS DARI KEKERASAN.” KPAI, 2023.

Downloads

Abstract Views : 56
Downloads Count: 53

Published

2025-10-10

How to Cite

Arini Hidayati, and Hani Irhamdessetya. 2025. “ASPEK VIKTIMOLOGI GANDA DAN PERLINDUNGAN HUKUM ANAK SEBAGAI SAKSI-KORBAN SEKUNDER KDRT DI INDONESIA: ASPECTS OF DOUBLE VICTIMOLOGY AND LEGAL PROTECTION OF CHILDREN AS SECONDARY VICTIMS-WITNESSES OF DOMESTIC VIOLENCE IN INDONESIA”. Journal Presumption of Law 7 (2):140-59. https://doi.org/10.31949/jpl.v7i2.15068.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.