PENGARUH KOMPLEKSITAS OPERASI, AUDITOR SWITCHING DAN AUDIT TENURE TERHADAP AUDIT REPORT LAG DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI
DOI:
https://doi.org/10.31949/j-aksi.v7i2.17821Abstract
Fenomena keterlambatan penyampaian laporan keuangan auditan oleh perusahaan yang terdaftar di pasar modal masih menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian. Ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan masih menjadi tantangan bagi perusahaan, khususnya pada sektor energi, sehingga menarik untuk diteliti lebih lanjut faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan penyampaian laporan keuangan auditan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kompleksitas Operasi, Auditor Switching, dan Audit Tenure terhadap Audit Report Lag dengan Ukuran Perusahaan sebagai variabel moderasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode asosiatif dan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang telah diaudit bersumber dari website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan website masing-masing perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2024 sebanyak 91 perusahaan, dan teknik sampel yang diambil menggunakan purposive sampling dengan memenuhi kriteria sebanyak 60 perusahaan yang dijadikan sampel dalam 5 tahun pengamatan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kompleksitas Operasi (X1) sebagai variabel bebas pertama, Auditor Switching (X2) sebagai variabel bebas kedua, Audit Tenure (X3) sebagai variabel bebas ketiga, Audit Report Lag (Y) sebagai variabel terikat dan Ukuran Perusahaan (Z) sebagai variabel moderasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif, analisis regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dalam aplikasi software Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan dari enam hipotesis yang diusulkan pada penelitian ini. (1) Secara parsial Kompleksitas Operasi tidak berpengaruh terhadap Audit Report Lag. (2) Secara parsial Auditor Switching berpengaruh terhadap Audit Report Lag. (3) Secara parsial Audit Tenure berpengaruh terhadap Audit Report lag. (4) Ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi hubungan Kompleksitas Operasi terhadap Audit Report Lag. (5) Ukuran perusahaan mampu memoderasi hubungan Auditor Switching terhadap Audit Report Lag. (6) Ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi hubungan Audit Tenure terhadap Audit Report Lag.
Keywords:
kompleksitas operasi, auditor switching, audit tenure, audit report lag, ukuran perusahaanDownloads








