PENGENDALIAN INTERN SEBAGAI FONDASI TATA KELOLA BERKELANJUTAN: TINJAUAN LITERATUR KUALITAS ESG DISCLOSURE PADA PERBANKAN BUMN DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.31949/j-aksi.v7i1.17014Abstract
Peningkatan perhatian terhadap Environmental, Social, and Governance (ESG) mendorong perusahaan, khususnya perbankan milik negara, untuk memperkuat kualitas pengungkapan keberlanjutan sebagai bagian dari tata kelola berkelanjutan. Meskipun literatur sebelumnya telah banyak mengkaji determinan ESG disclosure, pembahasan tersebut masih didominasi oleh perspektif tata kelola formal, tekanan regulasi, dan karakteristik perusahaan, sementara peran pengendalian intern sebagai mekanisme fundamental yang menopang kualitas ESG disclosure belum memperoleh perhatian konseptual yang memadai, terutama dalam konteks perbankan BUMN di negara berkembang. Variasi kualitas ESG disclosure yang ditandai oleh isu kredibilitas, konsistensi, dan risiko pengungkapan simbolik menunjukkan adanya celah penelitian terkait fondasi sistemik di balik praktik pelaporan keberlanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual peran pengendalian intern sebagai fondasi tata kelola berkelanjutan yang menopang kualitas ESG disclosure pada perbankan BUMN di Indonesia. Metode penelitian menggunakan structured narrative literature review terhadap artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi yang membahas pengendalian intern, tata kelola perusahaan, dan ESG disclosure. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa kualitas pengendalian intern berasosiasi erat dengan kualitas ESG disclosure, pengelolaan risiko ESG, lingkungan etis organisasi, serta stabilitas perbankan. Pengendalian intern berfungsi sebagai mekanisme assurance awal atas integrasi ESG, sementara kelemahan pengendalian intern berpotensi menurunkan kredibilitas pengungkapan ESG. Temuan ini menegaskan bahwa ESG disclosure yang berkualitas tidak dapat dipisahkan dari sistem pengendalian intern yang efektif dan terintegrasi. Artikel ini memberikan kontribusi konseptual dengan menjembatani kesenjangan literatur antara pengendalian intern dan sustainability governance, serta menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan dan praktik ESG pada perbankan BUMN di Indonesia.
Keywords:
ESG Disclosure, Pengendalian Intern, Perbankan BUMN, Tata Kelola BerkelanjutanDownloads








