Analisis Ekofeminisme Dalam Puisi ”Lukisan Wanita 1938” KaryaA Toeti Heraty

Authors

  • Trian Pamungkas Universitas Majalengka, Indonesia
  • Risma Khairun Nisya Universitas Majalengka, Indonesia
  • Ima Siti Rahmawati Universitas Majalengka, Indonesia
  • Syiefa Rosdiana Faujiah Universitas Majalengka, Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membongkar narasi penindasan ganda terhadap perempuan dan lingkungan yang terepresentasi dalam puisi "Lukisan Wanita 1938" karya Toeti Heraty. Dengan menggunakan pendekatan ekofeminisme, penelitian ini mengkaji bagaimana teks puisi mengekspos paralelisme antara domestikasi tubuh perempuan dan eksploitasi alam di bawah kendali kuasa patriarki-kolonial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi ini bukan sekadar refleksi estetika masa lalu, melainkan sebuah gugatan sistemik. Toeti Heraty menggunakan metafora kosmetik artifisial, "kehamilan maut", dan "bingkai" sebagai simbol pembungkaman agensi perempuan dan perusakan alam. Melalui pembingkaian tersebut, realitas traumatis eksploitasi agraria dan marginalisasi gender pada tahun 1938 disembunyikan di balik topeng estetika yang cemerlang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa "Lukisan Wanita 1938" mengonstruksikan kritik ekologis sekaligus feminis terhadap sejarah androsentris yang cenderung mereduksi perempuan dan alam menjadi properti bisu.

Keywords:

Ekofeminisme, Toeti Heraty, Lukisan Wanita 1938, Kritik Sastra, Patriarki-Kolonial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Gaard, G. (2021). Ecofeminism and literary criticism: Environment, gender, and the dualism of culture. Routledge.

Heraty, T. (2000). A celebration of poetry: Selected poems of Toeti Heraty. Yayasan Obor Indonesia. (Catatan: Untuk teks puisi "Lukisan Wanita 1938").

Merchant, C. (2022). The death of nature: Women, ecology, and the scientific revolution (Updated ed.). HarperOne.

Plumwood, V. (2023). Feminism and the mastery of nature (Routledge Classics ed.). Routledge.

Priyatna, A. (2023). Narasi perempuan dan lingkungan: Menengok sejarah yang dibungkam dalam sastra kontemporer Indonesia. Jurnal Kajian Gender dan Pasca-Kolonial, 14(2), 112–128. https://doi.org/10.24198/jkgpk.v14i2.4321

Warren, K. J. (2021). Ecofeminist philosophy: A western perspective on what it is and why it matters. Dalam G. Gaard (Ed.), Ecofeminism: Women, culture, nature (hlm. 19–42). Indiana University Press.

Wiyatmi, Suryaman, M., & Swatikasari, E. (2021). Kritik sastra ekofeminisme: Teori dan analisis dalam sastra Indonesia. Cantrik Pustaka.

Wiyatmi, W., & Priyatna, A. (2024). Pahlawan hijau perempuan: Menjejaki ekofeminisme dalam puisi-puisi penyair perempuan Indonesia modern. Jurnal Sastra Hijau dan Humaniora, 8(1), 45–60. https://doi.org/10.21831/jshh.v8i1.5432

https://www.sepenuhnya.com/2025/08/puisi-lukisan-wanita-1938-karya-toeti-heraty.htmlA

Downloads

Abstract Views : 5
Downloads Count: 0

Published

2026-09-08

How to Cite

Pamungkas, T., Khairun Nisya, R., Siti Rahmawati, I., & Rosdiana Faujiah, S. (2026). Analisis Ekofeminisme Dalam Puisi ”Lukisan Wanita 1938” KaryaA Toeti Heraty. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 12(3), 427–433. Retrieved from https://www.ejournal.unma.ac.id/index.php/educatio/article/view/18733

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.