ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM PUISI AKU INGIN KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan memaknai bentuk serta fungsi tindak tutur ilokusi dalam puisi Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan perspektif pragmatik untuk membongkar maksud penutur di balik metafora teks. Data penelitian berupa satuan lingual yang terindikasi mengandung daya ilokusi, bersumber dari antologi puisi Hujan Bulan Juni. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik pustaka melalui metode simak dan catat. Selanjutnya, analisis data diaplikasikan menggunakan metode padan pragmatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana dalam puisi Aku Ingin didominasi oleh penggunaan tindak tutur ekspresif dan komisif. Temuan utama mengungkap adanya paradoks makna pada leksikon "sederhana". Secara pragmatis, kesederhanaan tersebut difungsikan sebagai ilokusi komisif yang bermakna ikrar pengorbanan eksistensial secara total, sunyi, dan tanpa pamrih. Simpulan penelitian menegaskan bahwa melalui analisis ilokusi, makna komitmen yang luar biasa kompleks dapat terurai di balik kesederhanaan bahasa. Kajian ini diharapkan mampu memperkaya literatur pragmatik sastra sekaligus dapat diimplementasikan sebagai bahan ajar apresiasi puisi yang komprehensif.
Keywords:
pragmatik, tindak tutur, ilokusi, puisi Aku InginDownloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia
(E-ISSN: 2549-5119) di terbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNMA
Jalan K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Public Services :
Email : pbsi@unma.ac.id

Diglosia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


