STRATEGI PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI FAKTOR PREDIKTOR SUPERVISI AKADEMIK DAN EFIKASI DIRI GURU
DOI:
https://doi.org/10.31949/dialogika.v6i2.16558Abstract
Kompetensi guru merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan adalah melalui supervisi akademik yang efektif. Namun, efektivitas supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi guru dapat dimediasi oleh efikasi diri guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh supervisi akademik terhadap kompetensi guru dengan efikasi guru sebagai variabel intervening di SD Negeri se-Kota Depok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling terhadap guru-guru SD Negeri di Kota Depok. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antara variabel supervisi akademik, efikasi diri, dan kompetensi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Supervisi akademik memberikan kontribusi sebesar 58,7% terhadap peningkatan kompetensi guru dengan nilai koefisien regresi 0,523. Kemudian, supervisi akademik memberikan kontribusi sebesar 40,4% terhadap efikasi diri guru dengan nilai Koefisien regresi 0,528. Sedangkan efikasi diri memiliki kontribusi besar, yaitu 61,1%, terhadap peningkatan kompetensi guru dengan nilai koefisien regresi 0,643. Berdasarkan hal tersebut maka pengaruh langsung supervisi akademik terhadap kompetensi guru (0,523) lebih besar dibandingkan pengaruh tidak langsung melalui efikasi diri (0,339). Dengan demikian, efikasi diri tidak berperan sebagai mediator signifikan dalam hubungan supervisi akademik dan kompetensi guru. Artinya, supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi guru secara langsung tanpa bergantung pada adanya perubahan efikasi diri
Keywords:
Strategi, Kompetensi Guru, Supervisi Akademik, Efikasi Diri GuruDownloads
References
Amanda, N., & Triono Ali Mustofa. (2024). Implementasi Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru di SMP Al-Islam Kartasura. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(2), 1701–1710. https://doi.org/10.58230/27454312.678
Anengsih, A., Muryani, M., & Hakim, L. (2023). Kompetensi Guru Dalam Pengembangan Kurikulum. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(1). https://doi.org/10.58258/jime.v9i1.4225
Bandura, A. (1986). Social Foundatioan of Thouhgt and Action: a Social Cognitive Theory. New Jersey: Prentice_Hall, Inc.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Emilia Sari. (2020). Pengaruh Supervisi Klinis Dan Efikasi Diri Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru Di Smkn Kota Administrasi Jakarta Barat. Improvement: Jurnal Ilmiah Untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan, 7(2), 9–16. https://doi.org/10.21009/improvement.v7i2.17270
Erfy Melany Lalupanda. (2019). Implementasi Supervisi Akademik Untuk Meningkatkan Mutu Guru. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 7(1), 62–71. http://journal.uny.ac.id/index.php/jamp%0AIMPLEMENTASIs://doi.org/10.1016/j.coldregions.2020.103116%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.jweia.2010.12.004%0Ahttp://dx.doi.o
Faridah, S., Djatmika, E. T., & Utaya, S. (2020). Kompetensi Profesional dan Pedagogik Guru Dalam Pengelolaan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 5(9), 1359. https://doi.org/10.17977/jptpp.v5i9.14059
Glickman, C. D. (1990). Supervision of inestruction A developmet approach (2nd ed). Boston: Allyn and Bacon tol.
Glickman, C. D., Gordon, S. P., & Ross-Gordon, J. M. (2018). SuperVision and Instructional Leadership: A Developmental Approach (8th ed.).
Klassen, R. M., & Chiu, M. M. (2010). Effects on Teachers’ Self-Efficacy and Job Satisfaction: Teacher Gender, Years of Experience, and Job Stress. Journal of Educational Psychology, 102(3), 741–756. https://doi.org/10.1037/a0019237
Lastini, F., Sutama, S., & Fatoni, A. (2024). Pengelolaan Supervisi Akademik Sebagai Strategi Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3), 221–234.
Lestari, E., Yulianto, A., & Sugi. (2025). Peran Variabel Efikasi Diri Sebagai Moderator Peningkatan Motivasi Berprestasi Guru. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 223–246.
Marzano, R. J., Frontier, T., & Livingston, D. (2011). Effective supervision: Supporting the art and science of teaching. ASCD.
Mufidah, L. I. (2019). Tantangan Profesionalisme Guru pada Era Globalisasi. Jurnal LENTERA, 18(2), 174–186.
Oktaviana, S. (2024). Pengaruh Kompetensi Guru terhadap Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tematik, 5(3), 305–312. https://scholar.google.com/scholar?hl=en&as_sdt=2007&as_ylo=2023&q=pengaruh+kompetensi+guru+terhadap+prestasi+akademik+siswa&btnG=
Oliva, P. F., & Pawlas, G. E. (2004). Supervision for today’s schools (7th ed.). John Wiley & Sons.
Rofiki, M. (2019). Urgensi Supervisi Akademik Dalam Pengembangan Profesionalisme Guru Di Era Industri 4.0. Indonesian Journal of Basic Education, 2(3), 502–514.
Rosni, R. (2021). Kompetensi guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 7(2), 113. https://doi.org/10.29210/1202121176
Sahertian, P. A. (2010). Konsep dasar dan teknik supervisi pendidikan. Rineka Cipta.
Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. K. (2020). Motivation and social cognitive theory. Contemporary Educational Psychology, 60. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2019.101832
Sirait, J. E. (2021). Analisis Pengaruh Kompetensi Guru Terhadap Keberhasilan Pembelajaran di Sekolah Dasar Bethel Tanjung Priok Jakarta Utara. Diegesis : Jurnal Teologi, 6(1), 49–69. https://doi.org/10.46933/dgs.vol6i149-69
Skaalvik, E. M., & Skaalvik, S. (2010). Teacher self-efficacy and teacher burnout. Teaching and Teacher Education, 26, 1059–1069.
Spencer, L., & Spencer, S. M. (1993). Competence at Work, Models For Superior Performance. Canada : John Wiley & Sons, Inc.
Sulistiya R. (2019). Heutagogi Sebagai Pendekatan Pelatihan Bagi Guru di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 4(2), 127–138.
Tampubolon, M. (2019). Supervisi Akademik Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Guru. SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD, 9(1), 25–34. https://doi.org/10.24114/sejpgsd.v9i1.13685
Thomas J. Sergiovanni. (2020). Supervission : A Redefinition. https://books.google.co.id/books?id=evVJAAAAYAAJ
Tobergte, D. R., & Curtis, S. (2013). Competence Perceptions and Academic Functioning. Handbook of Competence and Motivation, 53(9), 1689–1699.
Tschannen-Moran, M., & Hoy, A. W. (2001). Teacher efficacy: Capturing an elusive construct. Teaching and Teacher Education, 17(7), 783–805. https://doi.org/10.1016/S0742-051X(01)00036-1
Tschannen-Moran, M., & Mcmaster, P. (2009). Sources of self-efficacy: Four professional development formats and their relationship to self-efficacy and implementation of a new teaching strategy. Elementary School Journal, 110(2), 228–245. https://doi.org/10.1086/605771
Wahyudi, N. G., & Jatun, J. (2024). Integrasi Teknologi dalam Pendidikan: Tantangan dan Peluang Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 444–451.
Woolfolk Hoy, A., & Burke Spero, R. (2005). Changes in teacher efficacy during the early years of teaching. . Teaching and Teacher Education. , 21, 343–356.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kamaludin Kamaludin, Apit Dulyapit, Muh. Takdir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









