Inovasi Digital Desa: Implementasi Chatbot WhatsApp untuk Layanan Informasi Publik

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31949/jb.v6i3.14607

Keywords:

Chatbot WhatsApp, pelayanan publik digital, sistem informasi desa, Waterfall model, blackbox testing, administrasi desa

Abstract

Kegiatan ini bertujuan mengembangkan chatbot berbasis WhatsApp sebagai media pelayanan informasi publik di Desa Depok, Kabupaten Cirebon. Menggunakan pendekatan model Waterfall, kegiatan dilakukan melalui lima tahapan utama, yaitu analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pada tahap analisis kebutuhan, diperoleh informasi fungsional dan non-fungsional yang harus dipenuhi sistem. Tahap desain menghasilkan flowchart, use case diagram, serta perancangan Google Sheets sebagai basis data. Implementasi dilakukan dengan mengintegrasikan WhatsAuto dan Google Sheets untuk membangun alur respons otomatis. Hasil pengujian dengan metode blackbox menunjukkan bahwa chatbot mampu memberikan informasi administrasi desa, bantuan sosial, wisata desa, dan kontak penting secara cepat, akurat, serta tetap responsif di luar jam kerja. Bahkan ketika menerima pertanyaan di luar layanan, chatbot dapat mengarahkan pengguna kembali ke menu utama. Pemeliharaan berkala menjamin informasi tetap mutakhir dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa chatbot berbasis WhatsApp efektif meningkatkan aksesibilitas, transparansi, dan efisiensi layanan publik di tingkat desa. Kegiatan ini berkontribusi pada literatur sistem informasi dengan menawarkan model sederhana namun berdampak nyata, sekaligus membuka peluang pengembangan lebih lanjut melalui integrasi teknologi kecerdasan buatan adaptif.

Downloads

Published

2025-08-22

Issue

Section

Articles

How to Cite

Inovasi Digital Desa: Implementasi Chatbot WhatsApp untuk Layanan Informasi Publik. (2025). BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 2914-2925. https://doi.org/10.31949/jb.v6i3.14607