Sosialisasi Hukum dan Moral Perkawinan Katolik bagi Umat Stasi Santo Yosef Pekerja, Palaban–Oecusse, Timor Leste: Tinjauan Yuridis dan Pastoral

Authors

  • Yohanes Subani Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Kota Kupang, Indonesia
  • Oktovianus Naif Universitas Katolik Widya Mandira, Kota Kupang, Indonesia
  • Maria Roswita Boe Universitas Katolik Widya Mandira, Kota Kupang, Indonesia
  • Remigius Taek Universitas Katolik Widya Mandira, Kota Kupang, Indonesia
  • Klaudius Tulus Universitas Katolik Widya Mandira, Kota Kupang, Indonesia
  • Yafet Seran Universitas Katolik Widya Mandira, Kota Kupang, Indonesia
  • Antonio Quenser do Balino do Carmo Instituto Superior de Filosofia e de Teologia (ISFIT) Dili
  • Francisco da Costa Instituto Superior de Filosofia e de Teologia (ISFIT) Dili
  • Madalena de Canossa Fatima Mesquita de Andrade Instituto Superior de Filosofia e de Teologia (ISFIT) Dili
  • Zebedeu Mota de Araujo Instituto Superior de Filosofia e de Teologia (ISFIT) Dili
  • Aldair Magno Instituto Superior de Filosofia e de Teologia (ISFIT) Dili
  • Olandina Casimiro Instituto Superior de Filosofia e de Teologia (ISFIT) Dili

DOI:

https://doi.org/10.31949/jb.v6i3.14379

Keywords:

Perkawinan, Kitab Hukum Kanonik, Amoris Laetitia, Umat Palaban, sosilisasi

Abstract

Perkawinan Katolik merupakan sakramen yang menuntut kesetiaan dan penghayatan iman, namun di wilayah perbatasan seperti Palaban-Oecusse, realitasnya kerap berbenturan dengan adat dan keterbatasan edukasi iman. Penelitian ini menggunakan metode pengabdian kepada masyarakat berbasis partisipatif yang dilaksanakan oleh Fakultas Filsafat UNWIRA Kupang dan ISFIT Dili melalui sosialisasi hukum dan moral perkawinan Katolik. Tujuannya adalah membekali umat dengan pemahaman teologis dan hukum Gereja yang kontekstual. Kegiatan ini dilakukan melalui ceramah, diskusi kelompok, dan refleksi ajaran Gereja, khususnya dokumen Amoris Laetitia. Hasilnya menunjukkan adanya ketegangan antara ajaran iman dan praktik budaya, terutama dalam hal poligami dan peran gender dalam keluarga. Namun, kegiatan ini membuka ruang dialog yang transformatif dan meningkatkan kesadaran umat akan panggilan perkawinan sebagai jalan kekudusan. Kesimpulannya, sosialisasi ini memperkuat sinodalitas dan menjadi model pendampingan pastoral kontekstual.

Downloads

Published

2025-07-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sosialisasi Hukum dan Moral Perkawinan Katolik bagi Umat Stasi Santo Yosef Pekerja, Palaban–Oecusse, Timor Leste: Tinjauan Yuridis dan Pastoral. (2025). BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 2473-2480. https://doi.org/10.31949/jb.v6i3.14379