Peranan Mahasiswa dalam Penanggulangan Sampah Menjadi Rupiah di Desa Cengal Melalui Forum Grup Diskusi

Authors

  • Ruben Universitas Muhammadiyah Kuningan, Kuningan, Indonesia
  • Nana Sutarna Universitas Muhammadiyah Kuningan image/svg+xml
  • Endang Paramita Universitas Muhammadiyah Kuningan image/svg+xml
  • Nur Lismawati Universitas Muhammadiyah Kuningan image/svg+xml
  • Dewi Safitri Universitas Muhammadiyah Kuningan image/svg+xml
  • Putwi Dede Lestari Universitas Muhammadiyah Kuningan image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.31949/jb.v6i2.11201

Keywords:

forum grup diskusi, Bank Sampah

Abstract

Sampah di Desa Cengal tidak tertangani dengan baik, hal itu dapat mengganggu estetika lingkungan. Gangguan lingkungan ini dapat bersumber dari sampah itu sendiri, dimana masyarakat sebagai sumber sampah tidak melakukan pengelolaan dengan baik. Kesadaran masyarakat yang kurang terhadap sampah menjadi penyebab utama terjadinya timbunan sampah yang menumpuk, selain itu faktor yang menyebabkan hal ini terjadi adalah kurangnya tempat sampah yang tersedia, hal ini mengakibatkan sampah berserakan dimana-mana. Masyarakat memilih membakar sampah sebagai jalan akhir. Tujuan bank sampah ini berupaya untuk menarik perhatian masyarakat agar lebih peduli lagi dengan pengelolaan sampah, melalui program Forum Grup Diskusi terkait bank sampah ini berupa tabungan sampah, dan dapat meringankan perekonomian di masyrakat. Kegiatan pengabdian ini yaitu menggunakan metode Participatory Action Research.  Metode Participatory Action Research merupakan pengabdian yang dilaksanakan dengan menemukan masalah terlebih dahulu kemudian dicarikan solusi pemecahan masalahnya. Kegiatan ini berhasil menciptakan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap sampah serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat terkait pengelolaan sampah

Downloads

Published

2025-04-08

Issue

Section

Articles

How to Cite

Peranan Mahasiswa dalam Penanggulangan Sampah Menjadi Rupiah di Desa Cengal Melalui Forum Grup Diskusi. (2025). BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 864-870. https://doi.org/10.31949/jb.v6i2.11201