Penguatan Literasi Politik Digital Warga Kelurahan Pangkalan Jati Depok dalam Menghadapi Hoaks dan Disinformasi Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.31949/jb.v7i3.19337Abstract
Perkembangan media sosial telah meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi politik, namun juga memperbesar risiko penyebaran hoaks dan disinformasi yang dapat memengaruhi kualitas partisipasi publik. Rendahnya kemampuan verifikasi informasi di tingkat masyarakat menjadi tantangan dalam mewujudkan ruang digital yang sehat dan kondusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi politik digital warga Kelurahan Pangkalan Jati, Kota Depok dalam menghadapi hoaks dan disinformasi di media sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui tahapan perencanaan, koordinasi dengan mitra, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2026 dan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas warga, anggota PKK, Karang Taruna, dan tokoh masyarakat. Materi pelatihan mencakup pengenalan hoaks dan disinformasi, verifikasi informasi digital, penggunaan pencarian gambar balik, pemahaman algoritma media sosial, serta etika komunikasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan nilai rata-rata peserta meningkat dari 58,3 menjadi 84,7 setelah pelatihan. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam memeriksa sumber informasi, mengidentifikasi konten yang menyesatkan, dan menerapkan prinsip komunikasi digital yang bertanggung jawab. Program ini membuktikan bahwa pelatihan literasi politik digital berbasis praktik efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi hoaks dan disinformasi serta mendukung terciptanya lingkungan digital yang lebih kritis dan berdaya tahan.
Keywords:
disinformasi, hoaks, literasi politik digital, media sosial, pemberdayaan masyarakatDownloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putrawan Yuliandri, M. Prakoso Aji, Subakdi, Hartanto, Ratu Nadya Wahyuningratna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work







