Inisiasi Pembentukan “Seuramoe Inong Aceh”: Wadah Skrining Penyakit Penyerta Masa Menopause
DOI:
https://doi.org/10.31949/jb.v7i3.19335Abstract
Masa transisi menopause berkaitan dengan peningkatan risiko gejala vasomotor, penurunan kepadatan tulang, penyakit kardiovaskular, serta keluhan psikologis, namun kesadaran dan deteksi dini terhadap risiko tersebut masih rendah di wilayah perdesaan seperti Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan skrining kader kesehatan desa melalui inisiasi pembentukan “Seuramoe Inong Aceh”, sebuah wadah komunitas untuk edukasi, skrining, dan pendampingan sebaya bagi perempuan masa menopause. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik simulasi, meliputi pengelolaan wadah Seuramoe Inong Aceh, pemahaman tentang menopause, skrining penyakit tidak menular (PTM), wawancara keluhan menopause terstruktur, edukasi gaya hidup sehat, serta alur rujukan ke Puskesmas. Sebanyak 20 kader kesehatan perwakilan desa se-Kecamatan Blang Bintang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test; hasil estimasi menunjukkan rata-rata nilai peserta meningkat dari 38,3% menjadi 79,0%, dengan peningkatan pada seluruh kelompok kompetensi yang diukur. Kader juga menunjukkan peningkatan keterampilan praktik dalam pengukuran tekanan darah dan antropometri, wawancara terstruktur, serta penentuan rujukan pada sesi simulasi terpadu. Kegiatan ini diharapkan mendukung keberlanjutan Seuramoe Inong Aceh sebagai mekanisme deteksi dini dan dukungan sebaya berbasis desa bagi perempuan menopause, bekerja sama dengan Puskesmas Blang Bintang.
Keywords:
menopause, kader kesehatan, skrining, penyakit penyerta, pemberdayaan masyarakatDownloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Juliastuti, Fithriany Fithriany, Nurbaiti Nurbaiti, Cut Yuniwati, Burdah Burdah, Putri Santy, Yulia Fitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work







