Digitalisasi Desa Adat Melalui Pelatihan Google Calendar & Google Meet untuk Perangkat Desa Tibubeneng
DOI:
https://doi.org/10.31949/jb.v7i3.18948Abstract
Digitalisasi administrasi menjadi kebutuhan penting bagi lembaga masyarakat, termasuk Desa Adat, dalam meningkatkan efektivitas koordinasi, penjadwalan, dan efisiensi pelaksanaan rapat. Desa Adat Tibubeneng memiliki intensitas kegiatan yang tinggi, mulai dari paruman, koordinasi antarbanjar, kegiatan adat, hingga pelayanan masyarakat. Namun, sistem penjadwalan dan koordinasi rapat sebelumnya masih banyak dilakukan secara manual dan pencatatan konvensional, sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan informasi, benturan jadwal, dan kurang optimalnya kehadiran perangkat desa dalam kegiatan koordinatif. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital administrasi perangkat Desa Adat Tibubeneng melalui pelatihan penggunaan Google Calendar dan Google Meet. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui pengenalan fitur, praktik langsung, simulasi paruman virtual, pendampingan teknis, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan positif pada aspek pemahaman konsep penjadwalan digital menggunakan Google Calendar dari skor awal 1,83 menjadi 3,70, serta pemanfaatan ekosistem Google untuk koordinasi paruman atau rapat dari skor awal 1,65 menjadi 3,80. Sementara itu, pengalaman penggunaan aplikasi video conference tetap berada pada skor 2,56 karena sebagian peserta telah memiliki pengalaman dasar sebelumnya. Secara umum, kegiatan ini berhasil membangun fondasi awal digitalisasi administrasi Desa Adat Tibubeneng melalui peningkatan keterampilan praktis, kesadaran kerja digital, dan pemanfaatan teknologi sederhana yang relevan dengan kebutuhan tata kelola desa adat.
Keywords:
digitalisasi, desa adat, google calendar, google meet, literasi digitalDownloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Putu Noviyanti Kusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work







