Transformasi Pengetahuan Tanaman Herbal Menjadi Granul Instan Bangjale bagi KWT Teras Hijau di Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.31949/jb.v7i3.18166Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan produk dan minuman herbal bangjale pada ibu-ibu Kelompok Wanita Tani di Kampung Lengo RW 10 Kelurahan Bantarsari Kota Tasikmalaya . Jenis produk herbal yang dibuat adalah minuman yang berbahan baku yaitu jahe panglay dan gula putih yang diproses secara hygiene. Dengan memanfaatkan potensi lokal dan sumber daya alam yang melimpah, diharapkan komunitas ini dapat menghasilkan karya dalam bentuk minuman kesehatan. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan maka produk minuman herbal ‘Bangjale’ memiliki potensi pasar yang tinggi karena diminati konsumen. Oleh karena itu, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan anggota KWT. Dua kelompok KWT yang di latih dapat mempraktikan pembuatan bangjale.
Keywords:
Bangjale, Kelompok Wanita Tani, Tanaman HerbalDownloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Peni Cahyati, Yanti Cahyati, Nuraji, Dita Eka Mardiani, Helmi Diana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work







