Pemeriksaan Kepadatan Mineral Tulang dan Penyuluhan Osteoporosis di Posbindu Delima, Sawangan, Depok
DOI:
https://doi.org/10.31949/jb.v7i3.18049Abstract
Osteoporosis adalah penyakit yang sering kali tidak terdeteksi hingga terjadi patah tulang (fraktur). Dampak osteoporosis tidak hanya sebatas fraktur, tetapi juga menyebabkan nyeri kronis, disabilitas, dan meningkatkan risiko kematian. Di Indonesia, prevalensi osteoporosis diperkirakan mencapai 10,3%. Meningkatnya populasi lanjut usia di Kota Depok memperkuat pentingnya skrining dan penyuluhan osteoporosis di masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kepadatan mineral tulang, meningkatkan pengetahuan tentang osteoporosis, dan mendorong penerapan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan tulang. Program PKM dilakukan di Posbindu Delima RW 11 Kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok, mencakup: identifikasi faktor risiko osteoporosis, pengukuran indeks massa tubuh, pemeriksaan kepadatan mineral tulang menggunakan quantitative ultrasound kalkaneus, dan penyuluhan tentang osteoporosis. Kegiatan PKM diikuti oleh 88 warga yang mayoritas (88,6%) perempuan dengan rentang usia 45-59 tahun dan 39,6% obese 1. Hasil pemeriksaan didapatkan sebagian besar warga mengalami penurunan kepadatan mineral tulang, yaitu 63,6% osteopenia dan 28,4% osteoporosis. Selanjutnya, warga diberikan edukasi dan anjuran terkait hasil pemeriksaan kepadatan mineral tulang. Kegiatan PKM ini terbukti meningkatkan pengetahuan warga tentang osteoporosis dari 30% menjadi 70%, dan kesadaran untuk menerapkan gaya hidup sehat sebagai upaya mencegah osteoporosis dan dampaknya.
Keywords:
kepadatan mineral tulang, penyuluhan kesehatan, osteoporosis, skriningDownloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurfitri Bustamam, Cut Fauziah, Daniel Natanael

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work







