Folktales as an Innovative Medium for Strengthening Digital Literacy in Elementary Schools
DOI:
https://doi.org/10.31949/jb.v7i2.17451Abstract
Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan literasi digital di kalangan guru sekolah dasar dengan memanfaatkan cerita rakyat sebagai media pembelajaran inovatif. Kegiatan berlangsung di SDN 1 Kalikesur, Banyumas, dengan melibatkan guru-guru dari Kelompok Kerja Guru (KKG) Wirayuda. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dokumentasi, serta evaluasi. Guru dilatih menggunakan aplikasi digital seperti Canva dan Powtoon untuk menghasilkan e-book, animasi, dan modul tematik berbasis cerita rakyat Banyumas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu merancang media digital yang interaktif, menarik, serta kontekstual, sehingga pembelajaran lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Selain itu, program berhasil mendokumentasikan 20 cerita rakyat dalam bentuk digital, yang tidak hanya memperkaya bahan ajar, tetapi juga memperkuat pelestarian budaya lokal. Inovasi ini berdampak positif pada proses pembelajaran karena menghadirkan media yang kreatif sekaligus sarat nilai moral, sosial, dan ekologis. Dengan demikian, integrasi teknologi digital dengan kearifan lokal terbukti dapat menjadi model pembelajaran yang bermakna, berkelanjutan, dan sesuai dengan tantangan abad ke-21. Program ini juga memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain yang memiliki kekayaan budaya serupa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas bagi dunia pendidikan Indonesia.
Keywords:
literasi digital, cerita rakyat, kearifan lokal, sekolah dasar, pengabdian masyarakatDownloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Riyanton, Nur Indah Sholikhati, Mustasyfa Thabib Kariadi, Etin Pujihastuti, Dani Arifudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work







