Revitalisasi Interior Mesjid Sebagai Ruang Ibadah Yang Nyaman Dan Inklusif Bagi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.31949/jb.v7i2.17196Abstract
Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat ragam aktivitas sosial masyarakat. Namun pada Masjid Al-Hikmah Cicalengka ketercapaian aktivitas sosial masih terkendala pada kualitas elemen interior: seperti pencahayaan dan penghawaan ruang yang kurang optimal secara alami dan pencahayaan buatan, aksesibilitas yang belum ramah bagi anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Aspek elemen identitas Islam dalam interior masjid, seperti kaligrafi, pola geometris, maupun tata visual Islami, masih kurang tereksplorasi sehingga melemahkan karakter religius dan kesan spiritual ruang ibadah. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya kenyamanan dan inklusivitas jamaah saat hendak beribadah, saat beribadah, hingga setelah beribadah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi interior masjid agar memperbaharui ruang ibadah menjadi nyaman dan inklusif. Dilakukan secara participatory design melalui proses observasi secara langsung, wawancara, dan, kuesioner kepada pengurus serta jamaah. Hasil dari kegiatan berupa analisis kondisi eksisting, identifikasi kebutuhan pengguna, dan rekomendasi desain interior untuk ketercapaian kenyamanan dan desain universal, sebagai upaya dukungan terhadap aktivitas ibadah yang lebih khusyuk (Muhammad Hasbi & Musdinar, 2020).
Luaran dari program ini berupa konsep revitalisasi interior Masjid Al-Hikmah serta rekomendasi desain yang aplikatif. Diharapkan masjid dapat lebih berperan dan tidak hanya untuk menjadi ruang ibadah, namun juga ragam aktivitas sosial yang nyaman, inklusif, dan sebagai upaya memperkuat kontribusi Program Studi Desain Interior Fakultas Industri Kreatif Telkom University dalam penyelesaian persoalan ranah desain interior pada masyarakat.
Keywords:
revitalisasi interior, fasilitas masjid, kenyamanan, inklusivitas, universal desain, identitas islamDownloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Togar Mulya Raja, Desthyo Putra Pangestu, Mohd Ridho Kurniawan, Aisha Humayra, Aliya Rahma, Tausyeh Abrori Adipati Putra Rahmat, Felliza Ayu Rachman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work







