Edukasi Mengenai Dermatitis Atopik Pada Remaja Di Pondok Pesantren Rojaul Huda Darun Nasya

Authors

  • Lisbet Octovia Manalu Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Muhammad Deri Ramadhan Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Pepi Lasnawati Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Ririn Kurniati Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • M. Naufal Abdullah Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Indri Setia Martina Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Irmida Juneja Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Riana Aprilia Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Rahma Aulia Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Alvia Azahra Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Alya Dwi Agustantina Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Yusuf Tajiri Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31949/jb.v7i2.16925

Abstract

Dermatitis atopik merupakan salah satu penyakit kulit inflamasi yang umum terjadi secara global dan memiliki prevalensi tinggi pada remaja, terutama di lingkungan padat seperti pondok pesantren. Edukasi kesehatan menjadi penting untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai faktor risiko, gejala, pencegahan, dan perawatan kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang dermatitis atopik di Pondok Pesantren Rojaul Huda Darun Nasya, Lembang. Kegiatan dilakukan pada November 2025 menggunakan desain pre–post test dengan instrumen kuesioner pilihan ganda. Edukasi diberikan melalui ceramah, leaflet, poster, dan media presentasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rerata nilai pre-test sebesar 69% meningkat menjadi 85,33% pada post-test. Setiap indikator pengetahuan mengalami peningkatan, terutama pada definisi dan gejala dermatitis, sedangkan aspek pengobatan farmakologis menunjukkan peningkatan yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam memperbaiki pemahaman remaja mengenai dermatitis atopik dan dapat dijadikan strategi pencegahan kekambuhan di lingkungan pesantren.

Keywords:

Dermatits atopik, eksim, remaja, pendidikan kesehatan, pencegahan

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Abstract Views : 19
Downloads Count: 17

Published

2026-05-06

How to Cite

Manalu, L. O., Muhammad Deri Ramadhan, Pepi Lasnawati, Ririn Kurniati, M. Naufal Abdullah, Indri Setia Martina, … Yusuf Tajiri. (2026). Edukasi Mengenai Dermatitis Atopik Pada Remaja Di Pondok Pesantren Rojaul Huda Darun Nasya. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 1643–1648. https://doi.org/10.31949/jb.v7i2.16925

Issue

Section

Articles