Revitalisasi Pengolahan Lahan Pekarangan dengan Teknologi Biopori Pada kelompok PKK di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu

Authors

  • Heffi Christya Rahayu Universitas Pasir Pangaraian, Indonesia

Abstract

Masalah utama yang dihadapi masyarakat Desa Tanjung Belit adalah rendahnya pemanfaatan lahan pekarangan serta tidak optimalnya pengelolaan sampah organik rumah tangga. Akibat minimnya pengetahuan dan keterampilan budidaya tanaman, sebagian besar lahan pekarangan dibiarkan terbengkalai, sementara sampah organik lebih sering dibakar dan berpotensi mencemari lingkungan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan solusi melalui revitalisasi pemanfaatan lahan pekarangan menggunakan teknologi biopori. Kegiatan meliputi survei awal, sosialisasi ketahanan pangan, pelatihan budidaya tanaman pangan skala rumah tangga, serta pelatihan pembuatan dan penerapan teknologi biopori sebagai media komposting sampah organik. Teknologi biopori dipilih karena bersifat sederhana, mudah diterapkan, dan mampu membantu memperbaiki kesuburan tanah sekaligus meningkatkan daya resap air. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan lahan, keterampilan pembuatan biopori, serta kesadaran untuk mengolah sampah organik menjadi kompos. Penerapan biopori terbukti membantu menyediakan nutrisi tanaman, menjaga kelembaban tanah, dan mengurangi risiko genangan air. Selain itu, masyarakat mampu mempraktikkan budidaya tanaman hortikultura secara mandiri di pekarangan rumah. Program ini memberikan dampak positif terhadap kemandirian pangan, peningkatan kualitas lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan dan diperluas sebagai upaya keberlanjutan pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.

Keywords:

Biopori, Kompos, Ketahanan Pangan, Pengabdian Masyarakat

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2026-01-25

Issue

Section

Articles