Revitalisasi Pengolahan Lahan Pekarangan dengan Teknologi Biopori Pada kelompok PKK di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu
Abstract
Masalah utama yang dihadapi masyarakat Desa Tanjung Belit adalah rendahnya pemanfaatan lahan pekarangan serta tidak optimalnya pengelolaan sampah organik rumah tangga. Akibat minimnya pengetahuan dan keterampilan budidaya tanaman, sebagian besar lahan pekarangan dibiarkan terbengkalai, sementara sampah organik lebih sering dibakar dan berpotensi mencemari lingkungan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan solusi melalui revitalisasi pemanfaatan lahan pekarangan menggunakan teknologi biopori. Kegiatan meliputi survei awal, sosialisasi ketahanan pangan, pelatihan budidaya tanaman pangan skala rumah tangga, serta pelatihan pembuatan dan penerapan teknologi biopori sebagai media komposting sampah organik. Teknologi biopori dipilih karena bersifat sederhana, mudah diterapkan, dan mampu membantu memperbaiki kesuburan tanah sekaligus meningkatkan daya resap air. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan lahan, keterampilan pembuatan biopori, serta kesadaran untuk mengolah sampah organik menjadi kompos. Penerapan biopori terbukti membantu menyediakan nutrisi tanaman, menjaga kelembaban tanah, dan mengurangi risiko genangan air. Selain itu, masyarakat mampu mempraktikkan budidaya tanaman hortikultura secara mandiri di pekarangan rumah. Program ini memberikan dampak positif terhadap kemandirian pangan, peningkatan kualitas lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan dan diperluas sebagai upaya keberlanjutan pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.
Keywords:
Biopori, Kompos, Ketahanan Pangan, Pengabdian MasyarakatPublished
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Heffi Christya Rahayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work
