Sinergi Pemberdayaan Keluarga dengan Tim Pendamping Keluarga dalam Upaya Pencegahan Stunting dimasa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Kampung KB Desa Parseh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan
Abstract
Stunting adalah kondisi pertumbuhan terhambat pada anak balita yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan anak seusianya. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama selama periode 1.000 hari pertama kehidupan. Sebanyak 45% tingkat pengetahuan dan 53% ketrampilan keluarga dalam pencegahan stunting di Desa Parseh masih kurang. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah menguatkan upaya pencegahan risiko stunting dengan peningkatan keberdayaan masyarakat meliputi pengetahuan, ketrampilan keluarga dan tim pendamping keluarga. Kegiatan ini diikuti oleh ibu yang memiliki bayi dan balita sebanyak 27 orang di Kampung KB Desa Parseh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini dilakukan melalui metode sosialisasi dan pemberian pelatihan terkait upaya pencegahan stunting melalui optimalisasi buku KIA dan aplikasi NU-Stunting, pengelolaan makanan pendamping ASI dengan bahan lokal, dan peningkatan ketrampilan pijat Tuina sebagai terapi komplementer pencegah stunting. Pengukuran tingkat pengetahuan dan tingkat keterampilan dengan pre test dan post test sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat saat pre test dan post test didapatkan bahwa pengetahuan keluarga mengalami peningkatan dari 18,5% menjadi 96,3% sedangkan untuk ketrampilan juga mengalami peningkatan dari 22,2% menjadi 92,6%. Diharapkan masyarakat terutama keluarga, kader dan tenaga kesehatan setempat memberikan dukungan dalam upaya pencegahan risiko stunting di Desa Parseh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan.
Keywords:
Pemberdayaan keluarga, Stunting, 1000 HPKPublished
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ika Mardiyanti, Krisnita Dwi Jayanti, Wiwik Winarningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work
