Pengembangan Potensi Desa Andongrejo Kabupaten Jember sebagai Pusat Konservasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA)
Abstract
Desa Andongrejo kabupaten Jember diketahui telah memanfaatkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). TOGA yang banyak ditanam meliputi temulawak, kunyit, jahe, kencur, lidah buaya, dan lain-lain. Desa ini berpotensi untuk menjadi desa wisata tanaman obat keluarga karena desa tersebut berada pada wilayah Taman Nasional Meru Betiri sehingga memiliki biodiversitas tanaman yang tinggi. Pada Desa Andongrejo terdapat permasalahan seperti belum adanya tempat untuk konservasi tanaman obat. Pada kelompok peramu jamu King Betiri di Desa Andongrejo memiliki permasalahan terkait pemasaran produk yang masih terbatas. Selain itu, produk jamu yang dihasilkan belum memiliki sertifikasi halal dari MUI sehingga kehalalan produk. Pada program pengabdian masyarakat ini, dilakukan pembangunan pojok TOGA berupa demplot dan taman konservasi. Pemasaran produk ditingkatkan melalui pelatihan pemanfaatan e-Commerce yakni Shopee dan promosi melalui media sosial seperti Instagram. Dalam upaya peningkatan pengetahuan terkait sertifikasi halal, diberikan informasi prosedur untuk memperoleh perizinan halal MUI dan izin edar BPOM. Setelah kegiatan pengabdian masyarakat, pojok TOGA telah berdiri dan pengetahuan masyarakat terkait pemasaran dan izin edar produk meningkat.
Keywords:
Konservasi, Tanaman obat, Produk jamu, Pemasaran, PerizinanPublished
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dian Agung Pangaribowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work
