Sosialisasi Perizinan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Wilayah Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan
Abstract
UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) adalah jenis usaha produktif yang memiliki skala ekonomi berbeda berdasarkan aset dan omzetnya. UMKM dan perizinan adalah dua hal yang tak terpisahkan, karena legalitas usaha menjadi dasar bagi keberlangsungan dan pengembangan kegiatan ekonomi di sektor mikro, kecil, dan menengah. Namun terdapat Permasalahan dasar bagi para pelaku yang mengakibatkan UMKM yang tidak memiliki izin, Salah satunya karena Kurangnya pemahaman dan pengetahuan serta sosialisasi yang minim. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran bagi pelaku umkm tentang pentingnya perizinan serta menambah pengetahuan pelaku umkm mengenai langkah-langkah pengajuan izin usaha. Sosialisasi dilaksanakan secara door to door dengan metode diskusi bersama para pelaku UMKM khususnya di bidang kuliner.
Keywords:
UMKM, Perizinan, Izin UsahaPublished
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Agus Ariadi, Rahmanuddin Tomalili, Nasruddin, Ilham, Janus Munandar, Samsir Arifin Sakrul, Anugerah Magril Pratama, Sam Karlos Sari, Yogi Arfiansa Lahasa, Richa Pratiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work
