Implementasi Teknologi Mesin Pemilah Sampah Menuju Olah Sampah Mandiri Berbasis Ekonomi Sirkular Desa Minggirsari, Kanigoro, Blitar

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31949/jb.v6i4.16099

Keywords:

mesin pemilah sampah, ekonomi sirkular, zero waste, Desa Minggirsari

Abstract

Permasalahan sampah merupapakan permasalahan menahun di semua wilayah, termasuk Desa Minggirsari. Pengelolaan sampah yang ada di Desa Minggirsari sebelumnya hanyalah pengambilan sampah warga, pengiriman ke TPS, lalu dibakar dilakukan pembakaran. Pengelolaan semacam ini memberikan masalah baru, yaitu bau sampah dan polusi udara. Oleh karena ini, program pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dengan menggoptimalkan teknologi mesin pemilah sampah menjadi solusi untuk menjawab permasalah tersebut. Penggunaan mesin pemilah sampah dapat memisahkan sampah anorganik (kertas dan plastik) dan sampah organik (sisa dapur). Sampah anorganik dapat dijual langsung dan memberikan peningkatan pendapatan bagi pengelola sampah. Sedangkan sampah organik diolah menjadi cacahan lembut yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan maggot dan ternak lainnya. Dengan demikian, program ini dapat memberikan manfaat, yaitu efisiensi waktu pemilahan samapah, potensi pengelolaan sampah untuk desa sekitar, peningkatan pendapatan, dan pengelolaan dengan sistem zero waste. Efisiensi waktu pemilahan sampah sebesar 60 – 70%, potensi peningkatan pendapatan sebesar 300%, dan residu sampah yang harus dibakar mengalami penurunan, yaitu mencapai 20% residu sampah.

Downloads

Published

2025-10-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Implementasi Teknologi Mesin Pemilah Sampah Menuju Olah Sampah Mandiri Berbasis Ekonomi Sirkular Desa Minggirsari, Kanigoro, Blitar. (2025). BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(4), 3901-3906. https://doi.org/10.31949/jb.v6i4.16099