Pembelajaran Tari Kipas Modern Pada Siswa Kelas III Fakhruddin Wittaya Dalam Meningkatkan Apresiasi Budaya Lintas Negara
Abstract
Tari merupakan salah satu media budaya yang penting untuk memperkenalkan nilai, identitas, dan jembatan komunikasi antarbangsa. Dalam konteks pendidikan, seni tari tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mampu menumbuhkan kreativitas, kerjasama, dan apresiasi lintas budaya sejak usia dini. Tari merupakan salah satu media budaya yang penting untuk memperkenalkan nilai, identitas, dan jembatan komunikasi antarbangsa. Dalam konteks pendidikan, seni tari tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mampu menumbuhkan kreativitas, kerjasama, dan apresiasi lintas budaya sejak usia dini. Program KKN Internasional Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya di Sekolah Fakhruddin Wittaya, Narathiwat, Thailand Selatan, dilaksanakan untuk memperkenalkan Tari Kipas Modern kepada siswa kelas III sekolah dasar. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang melibatkan guru, siswa, serta masyarakat sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu mempelajari gerakan dasar hingga menampilkan Tari Kipas Modern dalam acara tahunan sekolah dengan percaya diri. Selain keterampilan motorik dan seni, kegiatan ini juga meningkatkan kerjasama, keberanian tampil di depan umum, serta menumbuhkan kesadaran multikultural melalui pertukaran budaya antara Indonesia dan Thailand. Program ini berhasil membangun suasana belajar yang menyenangkan sekaligus memperkenalkan identitas budaya Indonesia secara positif. Disarankan agar kegiatan pengenalan budaya lintas negara seperti tari kipas modern terus dikembangkan di sekolah-sekolah Thailand Selatan sebagai sarana diplomasi budaya, penguatan karakter, dan pendidikan multikultural yang berkelanjutan.
Keywords:
KKN Internasional, Tari Kipas Modern, Pengenalan Budaya, Pendidikan Multikultural, Thailand SelatanPublished
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Arsi Nurhaliza, Nazmi Nur Auliya, Auliya Ayuningthyas, Alifatul Wazni Bilqisti, Miftahul Falah, Anggia Suci Pratiwi, Yopa Taufik Saleh, Asti Tri Lestari, Fitri Nurlina, Meiliana Nurfitriani, Humaida Duraomae

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work
