Implementasi Desa Zero Anemia melalui Produk TEMIA (Teh Anti Anemia) Dan Pekarangan Lestari

Authors

  • yustin_pkm Universitas Borneo Lestari, Indonesia

Abstract

Anemia pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu perhatian serius, termasuk di Desa Paku, Kabupaten Banjar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep Desa Zero Anemia melalui pengembangan produk lokal TEMIA (Teh Anti Anemia) berbasis jahe, kayu secang, dan serai, serta pemanfaatan pekarangan lestari sebagai sumber pangan bergizi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi anemia, edukasi gizi, perkenalan dan uji coba TEMIA, serta pendampingan pemanfaatan pekarangan dengan tanaman kaya zat besi dan rempah. Evaluasi dilakukan dengan pre–post test pengetahuan, observasi partisipatif, serta dokumentasi keterlibatan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa TEMIA diterima baik oleh masyarakat dengan cita rasa segar, aroma khas, dan warna menarik. Pemanfaatan pekarangan meningkat dengan adanya penanaman sayuran dan tanaman obat keluarga, sehingga memperkuat ketahanan pangan lokal dan ketersediaan bahan baku TEMIA. Pengetahuan remaja dan masyarakat tentang anemia juga meningkat secara signifikan setelah edukasi. Sinergi antara mahasiswa, perangkat desa, PKK, kader posyandu, dan sekolah mempercepat pencapaian tujuan program. Kesimpulannya, program Desa Zero Anemia di Desa Paku berhasil meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta praktik masyarakat dalam pencegahan anemia melalui inovasi produk herbal lokal dan pengelolaan pekarangan lestari

Keywords:

anemia, remaja, produk herbal, pekarangan lestari

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2026-01-05

Issue

Section

Articles