Digitalisasi Produk Olahan Pindang dan Abon Dengan Optimasi Influencer Menggunakan Platform Tiktok

Authors

  • I Dewa Putu Oka Suardi Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Kota Denpasar, Bali, Indonesia, Indonesia
  • Gede Mekse Korri Arisena Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Kota Denpasar, Bali, Indonesia, Indonesia
  • Gede Arie Mahendra Putra Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Bali, Indonesia, Indonesia
  • Kunti Dewi Dhasi Aryawan Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Bali, Indonesia, Indonesia
  • I Gusti Agung Bulan Mutiara Dewi Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Bali, Indonesia, Indonesia
  • Pande Made Ari Ananta Paramarta Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Binis, Universitas Dwijendra, Kota Denpasar, Bali, Indonesia, Indonesia

Abstract

Tantangan utama yang dihadapi adalah pemasaran yang masih tradisional. Produk olahan ikan terutama pindang sebagian besar masih dipasarkan melalui pasar tradisional dengan jangkauan terbatas. Strategi pemasaran modern belum sepenuhnya diterapkan. Situasi ini mengakibatkan potensi pasar yang lebih besar, termasuk sektor pariwisata Bali, belum dapat dioptimalkan. Pengabdian  ini bertujuan untuk (1) menerapkan digitalisasi produk pindang dan abon melalui optimalisasi influencer dengan platform TikTok, dan (2) meningkatkan kualitas pengemasan agar sesuai kebutuhan pasar media sosial. Metode pengabdian  menggunakan pendekatan action research dengan tahapan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi terhadap Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) Ulam Sari Segara di Desa Kusamba. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil pengabdian  memperlihatkan bahwa digitalisasi melalui TikTok yang didukung influencer kuliner meningkatkan brand awareness, keterlibatan audiens, dan jangkauan pasar produk olahan. Sementara itu, inovasi pengemasan yang lebih modern, higienis, dan informatif memperkuat citra profesional serta meningkatkan minat konsumen. Implikasi pengabdian  ini menunjukkan bahwa integrasi strategi digital dan kemasan inovatif mampu memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, serta mendorong transformasi ekonomi masyarakat pesisir Kusamba berbasis hasil laut.

Keywords:

pindang, abon, Digitalisasi, TikTok, Pengemasan, Kusamba

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2025-10-10

Issue

Section

Articles