Pengelolaan Limbah Susu Kedelai Menjadi Kerupuk dan Optimalisasi Digital Marketing pada UMKM Susu Kedelai di Kecamatan Borobudur Magelang
Abstract
Warung Asoy Borobudur merupakan usaha rumah tangga yang dirintis sejak tahun 2022 oleh Ibu Siti Rahayu di Desa Ngaran, Borobudur, Magelang. Usaha ini memproduksi berbagai jajanan tradisional, minuman sehat, serta berinovasi memanfaatkan limbah/ampas susu kedelai menjadi produk bernilai jual. Salah satu inovasi yang sedang dikembangkan adalah kerupuk susu kedelai, di mana untuk menghasilkan 1 kg kerupuk dibutuhkan 14 liter ampas kedelai. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan alat produksi yang masih manual sehingga kapasitas rendah dan higienitas kurang terjamin. Selain itu, pemasaran masih terbatas pada skala lokal dan melalui Instagram dengan jangkauan konsumen yang sempit. Hal ini menghambat peningkatan produksi dan perluasan pasar. Program pengabdian ini bertujuan untuk membantu mitra melalui penyediaan sistem pengolahan ampas kedelai menjadi kerupuk secara lebih higienis, peningkatan kualitas kemasan, serta pelatihan pemasaran digital agar jangkauan konsumen lebih luas. Program ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi UMKM, mengurangi limbah lingkungan, serta mendukung inovasi teknologi, kewirausahaan, serta penguatan kapasitas masyarakat desa. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat pembelajaran bagi mahasiswa melalui pengalaman praktik lapangan serta memastikan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pengembangan UMKM desa. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya berdampak pada peningkatan usaha Warung Asoy Borobudur, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Keywords:
Pengelolaan Limbah, Kerupuk Susu Kedelai, Digital Marketing, UMKM, Warung Asoy BorobudurPublished
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Riska Dwi Handayani; Sri Waluyo; Ahmad Fauzi Anggi Ariesta Kusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work
