Inovasi Teknologi Pengeringan Gula Aren Kristal Dengan Siklus Termal Di Kec. Salawu, Kab. Tasikmalaya

Authors

  • Aripin Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Yaya Sunarya Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Rahmat Rizal Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Irwan Muhammad Ridwan Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Eko Sujarwanto Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi, Indonesia

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pelatihan penggunaan oven pengering gula kristal di Kec. Salawu, Kab. Tasikmalaya. Jumlah peserta kegiatan adalah 10 orang anggota kelompok CV Putra Siliwangi. Pelaksanaan pelatihan adalah dari tanggal 15 sampai 16 Juli 2025. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pelatihan, praktek, dan pendampingan. Metode pelatihan dilakukan dengan memberikan tatacara pengeringan gula aren kristal menggunakan oven pengering otomatis. Metode praktek dilakukan dengan mempraktekan langsung penggunaan oven pengering otomatis. Pendampingan secara teknis dilakukan dengan menempatkan pendamping mahasiswa untuk memantau kegiatan mitra dari tanggal 20 Agustus sampai 2 September 2025. Hasil angket menunjukkan bahwa ketertarikan peserta dalam kegiatan ini terkatagori sangat baik terutama untuk aspek menggunakan alat dan media untuk memudahkan pemahaman masyarakat, aktivitas yang berdampak pada kesejahteraan ekonomi, keterampilan bagi masyarakat, mendorong masyarakat untuk menindaklanjuti, dan solusi masalah mitra. Hasil menunjukkan bahwa peserta masih belum mampu secara mandiri untuk mengoperasikan oven pengering dengan sempurna karena masih ditemukan kegiatan yang belum optimal menghasilkan pengontrolan terhadap pembakaran oven pengering, yang menghasilkan gula aren cacat kurang dari 5% dan kadar air di bawah 3%. Untuk itu perlu dilakukan pendampingan secara berkala dalam operasi oven pengering dan perbaikan-perbaikan pada pembakaran briket dan aliran udara panas melalui pipa dari sistem pembakaran. Hambatan teknis kegiatan adalah sebagai berikut: kabel penghubung dari sistem kontrol ke sensor di ruang pembakaran melewati ruang pembakaran, sehingga terjadi pemanasan kabel dan akibatnya pembacaan sensor eror, dan perlu waktu lebih dari 30 menit untuk mempersiapkan bahan bakar briket terbakar dan pada saat penggantian bahan bakar briket baru untuk menghasilkan nyala api di ruang pembakaran sehingga intensitas nyala api tidak kontinyu dalam menghasilkan udara panas untuk pengeringan gula aren kristal.

Keywords:

Oven pengering, gula kristal, suhu otomatis, briket arang, siklus termal

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2025-10-17

Issue

Section

Articles