Implementasi Teknologi Pencacah Daun untuk Mengatasi Masalah Sampah Organik di Desa Ciwaruga
DOI:
https://doi.org/10.31949/jb.v7i2.15899Abstract
Desa Ciwaruga di Kabupaten Bandung Barat menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah organik, terutama akumulasi sampah daun yang melimpah akibat luasnya tutupan lahan hijau. Metode penanganan konvensional seperti pembakaran dan penimbunan menimbulkan dampak negatif berupa polusi udara dan pencemaran tanah. Permasalahan ini menjadi semakin mendesak dengan adanya kebijakan pemerintah yang akan melarang pembuangan sampah organik ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mulai tahun 2025, sehingga menuntut adanya solusi pengelolaan mandiri di tingkat komunal. Sebagai respons, dilaksanakan program implementasi teknologi tepat guna melalui pengembangan dan penyerahan mesin pencacah daun dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini adalah terwujudnya sepuluh unit mesin pencacah yang efektif mengubah sampah daun menjadi serpihan berukuran seragam untuk diolah menjadi kompos. Kegiatan sosialisasi dan serah terima yang dihadiri oleh 35 perwakilan masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dan kesiapan komunitas untuk mengadopsi teknologi ini. Implementasi mesin pencacah ini tidak hanya menyediakan solusi teknis, tetapi juga berhasil meningkatkan kesadaran serta kapasitas masyarakat untuk mengelola limbah secara mandiri, sekaligus membuka potensi ekonomi dalam kerangka ekonomi sirkular tingkat desa.
Keywords:
Mesin Pencacah, Sampah Organik, Teknologi Tepat Guna, Pemberdayaan Masyarakat, Ekonomi SirkularDownloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Angki Apriliandi Rachmat, Naufal Aflah Hibatullah, Heri Widiantoro, Zainuddin, Tria Mariz Arief, Devano Wijaya Putra, Muhammad Rangga Fahreza, Salya Mulyana Muhamad, Komang Dessy Ayu Anggriani, Nirmala Qodariyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work







