Implementasi Model Rethinking Marketing Dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Turunan Tenun Khas Tanimbar Dengan Gig Economy

Authors

  • Rendy Oratmangun Universitas Lelemuku Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Indonesia, Indonesia
  • Tesalonika Kezia Risakotta Universitas Lelemuku Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Indonesia, Indonesia
  • Zakarias Bacori Universitas Lelemuku Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Indonesia, Indonesia

Abstract

Tenun Tanimbar merupakan warisan budaya takbenda Indonesia yang memiliki nilai kultural mendalam namun menghadapi tantangan signifikan dalam artikulasi nilai komersialnya di pasar modern. Produk ini sering dipersepsikan sebagai kerajinan generik, menyebabkan potensi ekonominya tidak terwujud secara optimal dan mengancam keberlanjutan ekosistem budaya di sekitarnya. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan proses pemberdayaan yang menjembatani kesenjangan antara nilai budaya dan nilai komersial pada UMKM Glora Tenun Tanimbar. Dengan menggunakan metodologi Riset Aksi Partisipatif (PAR), program intervensi ini memfasilitasi proses transformasi nilai budaya takbenda menjadi aset merek yang nyata dan dimiliki oleh komunitas. Proses ini melibatkan lima tahapan siklis: (1) sosialisasi dan penggalian nilai inti secara partisipatif, (2) riset etnografi dan kodifikasi narasi budaya dari tradisi lisan, (3) desain kolaboratif identitas visual yang berakar pada kearifan lokal, (4) penyusunan prototipe ‘Buku Kisah’ sebagai inovasi produk intelektual, dan (5) validasi komunitas untuk memastikan kepemilikan penuh. Hasil utama dari Pengabdian ini adalah terciptanya dua aset strategis: sebuah Sistem Identitas Merek yang komprehensif (mencakup logo, palet warna, tipografi, dan slogan) dan sebuah ‘Buku Kisah’ yang berfungsi ganda sebagai alat pemasaran naratif dan dokumen pelestarian budaya. Disimpulkan bahwa pendekatan PAR terbukti efektif dalam membangun fondasi merek yang otentik dan berkelanjutan. Proses ini tidak hanya meningkatkan kapasitas manajerial dan kebanggaan kolektif para pengrajin, tetapi juga berkontribusi secara nyata pada penyelamatan dan pelestarian pengetahuan lisan yang rentan punah, seraya membangun justifikasi nilai yang kuat untuk peningkatan daya saing ekonomi.

Keywords:

Tenun Tanimbar, Pemberdayaan Masyarakat, Riset Aksi Partisipatif, Branding Budaya, Warisan Budaya Takbenda

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2025-10-31

Issue

Section

Articles