Implementasi Chatbot Berbasis Ai Untuk Konseling Dan Pencegahan Bullying: Solusi Digital Bagi Lembaga Perlindungan Anak (Studi Kasus: Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak & Keluarga Berencana Majalengka)
Abstract
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana konseling dan pencegahan bullying pada anak di Kabupaten Majalengka. Mitra kegiatan, yaitu Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), menghadapi permasalahan seperti terbatasnya akses layanan konseling, rendahnya angka pelaporan akibat rasa takut dan malu, serta belum adanya solusi digital ramah anak untuk pelaporan kasus. Chatbot yang diintegrasikan dengan platform Telegram ini dirancang untuk memberikan konseling dasar, fitur pelaporan aman, dan edukasi terkait bullying. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa chatbot dapat meningkatkan aksesibilitas layanan konseling, mendorong peningkatan jumlah laporan kasus bullying, serta memperkuat efektivitas layanan DP3AKB. Program ini berkontribusi dalam penguatan layanan perlindungan anak berbasis digital dan berpotensi menjadi model bagi daerah lain.
Keywords:
chatbot, kecerdasan buatan, pencegahan bullying, konseling, perlindungan anakPublished
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dadan Zaliluddin, Ade Bastian, Dimar Pateman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work
